Akses Jalan Tembus Dibangun, Warga Sumbersari Dorong Peningkatan Ekonomi Petani Bunga
- Apr 12, 2026
- Abdilla Mahardika
- SOSIAL KEMASYARAKATAN
Akses Jalan Tembus Dibangun, Warga Sumbersari Dorong Peningkatan Ekonomi Petani Bunga
JAMBANGAN – Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga RT 23 RW 5 Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, melalui kegiatan kerja bakti pembangunan jalan tembus yang dilaksanakan pada Minggu, 12 April 2026. Pembangunan jalan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki akses lingkungan, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam mendukung peningkatan ekonomi masyarakat, khususnya para petani bunga.
Kegiatan yang dipimpin oleh Ketua RT Bapak Mariono tersebut turut melibatkan tokoh masyarakat Bapak Satar dan Bapak Kariono. Hadir pula Kepala Dusun Sumbersari Bapak Sukirno bersama perangkat desa Bapak Winarto yang memberikan dukungan serta pendampingan selama kegiatan berlangsung. Kebersamaan warga terlihat jelas saat mereka bahu-membahu mengerjakan jalan dengan penuh semangat dan kekompakan.
Jalan yang dibangun merupakan akses penghubung dari jalur alternatif di sisi barat Dusun Sumbersari menuju jalan rabat beton yang terhubung langsung ke Kampung Bunga di Dusun Grangsil. Meskipun panjangnya relatif pendek, keberadaan jalan ini sangat vital, terutama bagi mobilitas warga dalam aktivitas pertanian.
Sebagaimana diketahui, mayoritas warga RT 23 dan wilayah sekitarnya berprofesi sebagai petani bunga. Dusun Sumbersari sendiri menjadi salah satu penyangga produksi bunga yang cukup potensial. Selama ini, keterbatasan akses jalan menjadi salah satu kendala dalam distribusi bibit maupun hasil tanaman bunga ke pasar atau ke wilayah pemasaran lainnya.
Dengan dibangunnya jalan tembus ini, diharapkan proses distribusi bibit bunga menjadi lebih cepat, mudah, dan efisien. Kendaraan pengangkut kini dapat melintas dengan lebih lancar tanpa harus memutar jauh, sehingga biaya operasional dapat ditekan dan waktu pengiriman menjadi lebih singkat. Hal ini tentu berdampak langsung terhadap peningkatan daya saing para petani bunga di pasar.
Tidak hanya itu, akses jalan yang lebih baik juga membuka peluang lebih luas dalam pengembangan pemasaran. Para petani kini memiliki kesempatan untuk menjangkau pasar yang lebih besar, baik di tingkat lokal maupun luar daerah. Bahkan, potensi kerja sama dengan pelaku usaha, pengepul, maupun pengembang kawasan wisata bunga menjadi semakin terbuka.
Ketua RT 23, Bapak Mariono, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan bentuk kepedulian warga terhadap kebutuhan bersama. “Kami ingin mempermudah akses petani, khususnya dalam mengangkut bibit bunga. Harapannya, hasil pertanian bisa lebih cepat sampai ke pasar dan memberikan nilai ekonomi yang lebih baik,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Bapak Satar juga menambahkan bahwa kekuatan utama pembangunan desa terletak pada kebersamaan warganya. Menurutnya, gotong royong seperti ini bukan hanya membangun jalan, tetapi juga membangun harapan dan kesejahteraan masyarakat.
Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno, mengapresiasi langkah warga yang telah berinisiatif melakukan pembangunan secara swadaya. Ia menilai bahwa kegiatan ini sejalan dengan kebutuhan masyarakat saat ini, terutama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis potensi lokal.
Di tengah perubahan arah kebijakan dana desa yang kini lebih difokuskan pada pemberdayaan ekonomi dan ketahanan pangan, peran aktif masyarakat menjadi sangat penting. Pembangunan sarana pendukung seperti jalan usaha tani atau akses distribusi menjadi bagian dari upaya memperkuat sektor ekonomi desa.
Kegiatan gotong royong ini menjadi bukti nyata bahwa inisiatif dan kebersamaan warga mampu menjadi motor penggerak pembangunan. Dengan akses yang semakin baik, diharapkan sektor pertanian bunga di Dusun Sumbersari semakin berkembang, sehingga mampu meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.