Belajar Sambil Bermain, KKN Kelompok 7 UMM 2026 Hadirkan Edukasi Anak di MI Wahid Hasyim Desa Jambangan

  • Feb 01, 2026
  • Muti/UMM-7
  • EDUKASI DAN LITERASI

Belajar Sambil Bermain, KKN Kelompok 7 UMM 2026 Hadirkan Edukasi Anak di Desa Jambangan

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 7 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Tahun 2026 melaksanakan rangkaian kegiatan edukatif bersama lembaga pendidikan di Desa Jambangan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di bidang pendidikan dan kesehatan anak. Kegiatan ini menyasar peserta didik usia dini hingga sekolah dasar, dengan konsep belajar sambil bermain yang dikemas secara menarik, edukatif, dan menyenangkan.

Rangkaian kegiatan tersebut meliputi outbond edukatif bersama siswa-siswi MI Wahid Hasyim serta sosialisasi enam langkah cuci tangan bersih di TK Wahid Hasyim. Seluruh kegiatan berlangsung dengan antusiasme tinggi dari para siswa dan mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah serta para guru pendamping.

Kegiatan outbond edukatif di MI Wahid Hasyim bertujuan untuk melatih kerja sama, meningkatkan rasa percaya diri, serta menumbuhkan sikap sportivitas dan kebersamaan antar siswa. Melalui berbagai permainan kelompok yang dirancang secara sederhana namun bermakna, siswa diajak untuk belajar nilai-nilai kebersamaan, komunikasi, dan kepemimpinan tanpa harus merasa tertekan seperti di dalam kelas.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini tidak hanya didampingi oleh mahasiswa KKN Kelompok 7 UMM, tetapi juga beberapa guru MI Wahid Hasyim, di antaranya Bapak Sumariyanto dan Bapak Fiqhi Maulana Abi, yang turut mengawasi, membimbing, dan memberikan motivasi kepada para siswa. Kolaborasi antara mahasiswa dan guru ini menciptakan suasana kegiatan yang aman, tertib, serta tetap mengedepankan tujuan pendidikan.

Mahasiswa KKN berperan aktif sebagai fasilitator dalam setiap permainan, mengarahkan jalannya kegiatan, serta memberikan semangat kepada siswa agar berani mencoba dan bekerja sama dengan teman-temannya. Suasana belajar di luar kelas pun terasa lebih hidup, ceria, dan penuh gelak tawa, sehingga meninggalkan kesan positif bagi para siswa.

Selain kegiatan outbond, mahasiswa KKN Kelompok 7 UMM juga melaksanakan sosialisasi enam langkah cuci tangan bersih kepada siswa TK Wahid Hasyim. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan perilaku hidup bersih dan sehat sejak usia dini, terutama dalam mencegah penyebaran penyakit melalui kebiasaan mencuci tangan yang benar.

Sosialisasi dilakukan dengan metode demonstrasi dan praktik langsung, disertai dengan penjelasan yang sederhana serta gerakan yang mudah diikuti oleh anak-anak. Mahasiswa juga mengajak siswa untuk mempraktikkan secara bersama-sama enam langkah cuci tangan menggunakan air bersih, sehingga materi yang disampaikan tidak hanya dipahami, tetapi juga diingat dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Kepala MI Wahid Hasyim, Ibu Niswatul Hamidah, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran mahasiswa KKN di lingkungan sekolahnya. Menurut beliau, kehadiran mahasiswa yang sedang melaksanakan KKN di Desa Jambangan memberikan semangat baru bagi para siswa, sekaligus menjadi pengalaman belajar yang berbeda dari rutinitas sekolah sehari-hari.

Kami sangat berterima kasih atas kehadiran adik-adik mahasiswa KKN. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan mampu menambah semangat belajar siswa MI Wahid Hasyim. Anak-anak terlihat senang, aktif, dan lebih percaya diri,” ungkap Ibu Niswatul Hamidah.

Melalui rangkaian kegiatan edukatif ini, mahasiswa KKN Kelompok 7 UMM berharap dapat memberikan kontribusi nyata dalam mendukung pendidikan karakter, kreativitas, serta kesadaran hidup bersih dan sehat bagi anak-anak di Desa Jambangan. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi positif antara mahasiswa, pihak sekolah, dan masyarakat desa dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang menyenangkan dan bermakna.