Disperindag Kabupaten Malang Bekali IKM Dampit dengan Pelatihan Digital Marketing Dorong IKM Dampit Naik Kelas

  • May 15, 2025
  • Abdilla Mahardika
  • INFO PEMERINTAHAN , UMKM DAN PARIWISATA

Disperindag Kabupaten Malang Bekali IKM Dampit dengan Pelatihan Digital Marketing Dorong IKM Dampit Naik Kelas 

Malang – Dalam rangka mendukung pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) di era digital, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Malang kembali menggelar pelatihan Digital Marketing untuk pelaku IKM. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 14 Mei 2025, berlokasi di balai Desa Majangtengah, Kecamatan Dampit.

Tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memperluas pangsa pasar IKM melalui pemanfaatan teknologi dan internet dalam strategi pemasaran. Seiring dengan perkembangan zaman, pelaku usaha dituntut untuk mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi, khususnya dalam memasarkan produk secara digital. Oleh karena itu, Disperindag secara konsisten memberikan pembinaan, pendampingan, dan pelatihan kepada IKM agar mereka dapat menghasilkan produk yang berkualitas serta mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai pelaku usaha kecil menengah di wilayah Kecamatan Dampit mengikuti pelatihan yang berlangsung selama tiga hari kedepan. Materi yang diberikan mencakup edukasi dasar hingga lanjutan mengenai digital marketing, strategi pemasaran melalui media sosial, serta teknik pembuatan konten kreatif yang relevan dan menarik bagi konsumen. Dalam pelatihan ini, para peserta juga diajarkan cara memanfaatkan platform digital seperti Instagram, Facebook, dan TikTok sebagai media promosi utama yang efektif.

Kegiatan pelatihan ini juga dihadiri dan dibuka langsung oleh Kepala Bidang Industri Non Agro Disperindag Kabupaten Malang, Ibu Indra Anggraini mewakili Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Malang, Drs M. Nur Fuad Fauzy, MT. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pentingnya adaptasi digital bagi pelaku IKM agar tetap relevan dengan pasar saat ini. Disperindag juga menggandeng narasumber profesional dari platform e-commerce ternama serta perusahaan Indonesia untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan praktis dalam pemasaran digital.

“Dengan pelatihan ini, kami harap peserta dapat menghasilkan konten-konten kreatif untuk mempromosikan produk mereka, membangun kerja sama dengan platform digital, serta mampu memperluas jangkauan pasar secara signifikan,” ujar Bu Indra. Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta sangat penting untuk menciptakan ekosistem digital yang mendukung pertumbuhan IKM secara berkelanjutan.

Selain pelatihan digital marketing, Disperindag juga memberikan layanan pendampingan khusus untuk mendorong legalitas usaha para peserta. Peserta yang belum memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) diberikan fasilitas pendampingan untuk proses pendaftaran NIB, sebagai bentuk komitmen pemerintah dalam membantu legalitas dan peningkatan daya saing IKM. Dari desa Jambangan beberapa IKM berbasis produk makanan ringan hadir, ada yang dari perajin Opak Gambir, ada juga yang dari olahan roti dan kue basah lainnya, diantaranya ada Bu Wahyu Fitrianingsih, Pak Mustakim dan Ibu Minuk Arwati.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para pelaku IKM di Kecamatan Dampit semakin siap menghadapi tantangan industri di era digital, mampu bersaing di pasar nasional bahkan internasional, serta turut berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi daerah.