H -3 Lebaran: Amil Syar'i Dusun Sumbersari Mulai Membuka Posko Penerimaan Zakat Fitrah
- Mar 28, 2025
- Abdilla Mahardika
- KEAGAMAAN
Sumbersari, Jambangan 28 Maret 2025– Panitia Amil Syar’i Dusun Sumbersari telah membuka penerimaan zakat fitrah bagi umat Islam sejak hari ini. Namun, pada hari pertama, jumlah warga yang menyerahkan zakat masih terbilang sepi. Hal ini sesuai dengan kebiasaan masyarakat Dusun Sumbersari, di mana puncak penyerahan zakat fitrah biasanya terjadi pada H-2 Lebaran atau bahkan pada malam takbiran menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Menurut Ketua Panitia Amil Syar’i Dusun Sumbersari, masih sedikit warga yang datang untuk menyerahkan zakat fitrah. "Ini memang sudah menjadi kebiasaan di sini. Biasanya, warga lebih banyak datang di hari-hari terakhir sebelum Lebaran," ujarnya.
Kewajiban Zakat Fitrah bagi Umat Islam
Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam, baik laki-laki maupun perempuan, besar maupun kecil, selama mereka memiliki kelebihan rezeki pada malam Idul Fitri. Zakat ini harus dibayarkan sebelum shalat Idul Fitri, sebagai bentuk penyucian diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadan serta sebagai sarana berbagi dengan fakir miskin agar mereka juga dapat merayakan Hari Raya dengan penuh kebahagiaan.
Besaran zakat fitrah yang telah disepakati di Dusun Sumbersari sama seperti tahun sebelumnya, yaitu 2,5 - 3 kg beras per jiwa atau jika dalam bentuk uang sebesar Rp 40.000 per jiwa.
Dalam Islam, zakat fitrah memiliki beberapa tujuan utama, antara lain:
-
Menyucikan jiwa setelah sebulan penuh menjalankan ibadah puasa Ramadan.
-
Menolong kaum fakir dan miskin agar dapat merayakan Idul Fitri dengan layak.
-
Meningkatkan solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Puncak Penerimaan Zakat Diprediksi pada Malam Takbiran
Meskipun hari pertama masih sepi, panitia Amil Syar’i Dusun Sumbersari tetap bersiap untuk puncak penerimaan zakat yang diperkirakan akan berlangsung dua hari sebelum Lebaran dan malam takbiran.
Pak Sukirno, Kepala Dusun Sumbersari, juga mengimbau masyarakat agar tidak menunda hingga saat terakhir. "Lebih baik menunaikan zakat lebih awal agar tidak terjadi antrean panjang dan panitia dapat mendistribusikan zakat kepada yang berhak dengan lebih tertib," ujarnya.
Sementara itu, panitia Amil Syar’i juga memastikan bahwa penerimaan dan distribusi zakat dilakukan secara transparan. Para penerima zakat fitrah sudah didata sebelumnya agar penyaluran berjalan dengan baik dan tepat sasaran.
Meskipun hari pertama penerimaan zakat fitrah di Dusun Sumbersari masih sepi, namun hal ini sudah menjadi tradisi karena puncak penyerahan biasanya terjadi mendekati Hari Raya Idul Fitri. Zakat fitrah merupakan kewajiban bagi setiap umat Islam sebagai bentuk kepedulian sosial dan penyucian jiwa setelah Ramadan. Dengan adanya panitia Amil Syar’i, diharapkan penyaluran zakat fitrah dapat berjalan dengan tertib, aman, dan tepat sasaran, sehingga semua pihak dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kebahagiaan.