Kepala Desa Jambangan Tekankan Pentingnya Guyub Rukun dalam Peringatan Maulid Nabi di Sumbersari

  • Sep 06, 2025
  • Wahyu Cahyono
  • SOSIAL KEMASYARAKATAN , KEAGAMAAN

Kepala Desa Jambangan Tekankan Pentingnya Guyub Rukun dalam Peringatan Maulid Nabi di Sumbersari

Sabtu, 6 September 2025, suasana Desa Sumbersari, Jambangan, terasa semarak dengan digelarnya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Kegiatan yang berlangsung di wilayah RT 11, 12, 13, dan 14 ini menjadi momentum kebersamaan warga dalam merayakan kelahiran Nabi Agung dengan penuh khidmat sekaligus meriah.

Acara diawali dengan pembacaan Maulid Diba’, sebuah tradisi yang sarat makna sebagai bentuk penghormatan kepada Rasulullah SAW. Lantunan syair penuh pujian tersebut dibawakan oleh grup hadrah Majelis Sholawat Al Amin, yang dikenal konsisten dalam menghadirkan nuansa religius pada berbagai kegiatan keagamaan masyarakat setempat. Iringan sholawat menjadi pembuka yang khusyuk, sekaligus mengantarkan suasana menuju inti acara.

Dalam kesempatan itu, Kepala Desa Jambangan, Eko Budi Cahyono, ST., hadir untuk memberikan sambutan. Kehadirannya sekaligus menunjukkan dukungan penuh pemerintah desa terhadap kegiatan keagamaan dan sosial yang diinisiasi oleh masyarakat. Dalam sambutannya, Eko Budi Cahyono mengucapkan terima kasih dan rasa bangga kepada warga Sumbersari yang mampu menjaga semangat kebersamaan dalam menyelenggarakan peringatan Maulid Nabi. Menurutnya, kerukunan dan kekompakan masyarakat adalah kunci utama dalam mewujudkan keberhasilan setiap kegiatan.

Lebih jauh, ia menekankan bahwa nilai “guyub rukun” harus terus dijaga dalam kehidupan sehari-hari. Prinsip hidup bersama yang dilandasi kekompakan ini tidak hanya relevan pada peringatan hari besar keagamaan, tetapi juga penting dalam berbagai aspek sosial kemasyarakatan. Baginya, setiap kegiatan yang dilaksanakan dengan kebersamaan pasti akan lebih mudah mencapai tujuan.

Selain itu, Eko Budi Cahyono juga memberikan apresiasi khusus kepada Majelis Sholawat Al Amin yang turut memeriahkan acara dengan lantunan sholawat. Ia menilai bahwa penampilan grup hadrah tersebut semakin baik dari waktu ke waktu. Dengan terus berlatih dan menyesuaikan diri dengan perkembangan zaman, keberadaan majelis sholawat diyakini mampu menumbuhkan kecintaan umat terhadap Nabi Muhammad SAW serta memperkuat pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.

Sambutan tersebut sekaligus menjadi pesan moral agar generasi muda tetap mencintai tradisi keagamaan sekaligus menjadikannya sarana memperkokoh iman dan persaudaraan. Melalui sholawat, masyarakat diajak meneladani akhlak Rasulullah yang penuh kasih sayang, kejujuran, dan kepedulian sosial.

Peringatan Maulid Nabi di Sumbersari bukan hanya menjadi agenda seremonial, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi antarwarga. Dengan hadirnya berbagai elemen masyarakat dari beberapa RT, acara ini mencerminkan kebersatuan yang patut dipertahankan. Semangat gotong royong terlihat dari persiapan hingga jalannya acara, menunjukkan bahwa nilai kekeluargaan masih sangat kuat di lingkungan masyarakat Jambangan.

Mengakhiri sambutannya, Kepala Desa Jambangan berharap agar semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan ini dapat terus berlanjut pada setiap kegiatan keagamaan maupun sosial di seluruh wilayah desa. Ia menekankan bahwa guyub rukun adalah modal utama dalam membangun desa yang harmonis dan sejahtera.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Sumbersari tahun ini bukan hanya sebagai perayaan spiritual, tetapi juga momentum mempertegas komitmen bersama dalam menjaga persatuan. Tradisi keagamaan yang diiringi dengan kebersamaan warga menjadi bukti bahwa nilai luhur Islam dapat berjalan seiring dengan upaya memperkuat ikatan sosial masyarakat.