Kerja Bakti Perbaiki Tanah Longsor di TPU Sumbersari: Puluhan Warga Dilibatkan Didampingi Perangkat Dusun
- Nov 09, 2025
- Abdilla Mahardika
- SOSIAL KEMASYARAKATAN
Warga Dusun Sumbersari Gelar Kerja Bakti Perbaiki Longsor di Area Pemakaman Umum
Dusun Sumbersari, Desa Jambangan – Warga RT 18 RW 04 Dusun Sumbersari melaksanakan kegiatan kerja bakti massal di area Tempat Pemakaman Umum (TPU) pada Minggu, 9 November 2025, mulai pukul 07.00 hingga 15.30 WIB. Kegiatan ini dilakukan sebagai langkah tanggap terhadap bencana longsor yang terjadi di awal bulan November, yang menyebabkan sisi utara area pemakaman longsor sepanjang hampir 20 meter.
Longsor tersebut tidak hanya merusak struktur tanah di sekitar area makam, namun juga mengakibatkan beberapa bangunan makam terdampak parah, bahkan sebagian terbawa longsor. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran warga, karena jika tidak segera ditangani, dikhawatirkan akan terjadi longsor susulan yang dapat mengancam ratusan bangunan makam lainnya.
Sebagai bentuk kepedulian bersama, sekitar 70 warga hadir dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Mereka didampingi oleh perangkat dusun Sumbersari dan sejumlah ketua RT yang turut memberikan semangat serta ikut bekerja langsung di lapangan. Gotong royong ini diikuti oleh warga dari berbagai kalangan, terutama dari keluarga besar almarhum Mbah Selo, keluarga almarhumah Bu Musamah, dan beberapa keluarga lainnya yang makam keluarganya terdampak langsung oleh longsor.
Dalam kegiatan yang berlangsung penuh semangat kebersamaan ini, warga bahu-membahu melakukan pemasangan tembok penahan tanah (TPT) di bagian utara pemakaman. Pemasangan tembok tersebut diharapkan dapat menahan pergerakan tanah dan mencegah longsor susulan, sehingga area pemakaman kembali aman dan tidak membahayakan bangunan makam lainnya.
Kepala dusun Sumbersari menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh warga dan perangkat yang telah turun tangan. Menurutnya, kerja bakti ini menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan masih sangat kuat di tengah masyarakat.
“Kerja bakti ini adalah wujud kebersamaan kita. Semoga pembangunan tembok penahan ini bisa menjadi solusi agar longsor tidak meluas dan pemakaman kembali aman,” ujarnya.
Kegiatan ini direncanakan berlangsung selama tiga hari, mengingat medan yang cukup berat dan luasnya area yang harus diperkuat. Meski demikian, antusiasme warga tetap tinggi, dan mereka berharap seluruh proses perbaikan bisa segera rampung agar tempat peristirahatan terakhir para leluhur tetap terjaga dengan baik.