Muslimat dan Fatayat Matangkan Persiapan Tahlil Akbar Dengan Menggelar Pertemuan Bersama Jajaran Pemerintah Dusun Sumbersari
- Apr 05, 2026
- Abdilla Mahardika
- KEAGAMAAN
JAMBANGAN, 3 April 2026. Khidmat keagamaan terpancar jelas di Dusun Sumbersari, Desa Jambangan. Menjelang perhelatan besar Tahlil Akbar Muslimat dan Fatayat tingkat desa, para tokoh masyarakat, perangkat dusun, serta perwakilan organisasi keagamaan berkumpul untuk menyatukan visi. Musyawarah penting ini digelar di Musholla Sholahuddin Al Hasan pada Jumat malam, 2 April 2026.
Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 19.25 hingga 21.00 WIB tersebut merupakan langkah krusial bagi Dusun Sumbersari yang telah resmi ditunjuk sebagai tuan rumah. Kehadiran berbagai elemen masyarakat menunjukkan betapa pentingnya acara ini bagi syiar Islam dan penguatan silaturahmi di Desa Jambangan.
Menindaklanjuti Forum PKP-NU
Musyawarah di Musholla Sholahuddin Al Hasan ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan awal yang sebelumnya telah dilaksanakan dalam forum Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PKP-NU) Dusun Sumbersari. Pertemuan perdana tersebut diselenggarakan pada Rabu, 31 Maret 2026, bertempat di kediaman Bapak Purbo Wardoyo.
Dalam pertemuan di rumah Bapak Purbo, telah disepakati bahwa Dusun Sumbersari siap mengemban amanah sebagai tuan rumah Tahlil Akbar Muslimat dan Fatayat se-Desa Jambangan. Lokasi utama kegiatan akan dipusatkan di lingkungan RW 01, dengan Hajah Hartini—selaku Ketua Muslimat Dusun Sumbersari—sebagai tuan rumah utama.
Sinergi Lintas Organisasi dan Perangkat Dusun
Musyawarah malam Jumat tersebut dihadiri oleh pemangku kepentingan yang memiliki peran vital dalam kesuksesan acara nanti. Di antaranya adalah:
-
Perwakilan Muslimat dan Fatayat: Sebagai motor utama penggerak kegiatan Tahlil Akbar.
-
Perangkat Kewilayahan: Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno, beserta jajaran Ketua RW 01 serta Ketua RT 01 dan 02.
-
Unsur Pemuda dan Majelis: Perwakilan dari Majelis Sholawat Al Amin yang akan memberikan dukungan teknis dan syiar.
Acara dibuka langsung oleh Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa menjadi tuan rumah tingkat desa adalah sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar. Beliau mengajak seluruh elemen masyarakat di RW 01 khususnya, dan Dusun Sumbersari umumnya, untuk bahu-membahu menyukseskan acara ini.
Penentuan Mubaligh dan Langkah Koordinasi
Fokus utama musyawarah malam itu adalah menentukan siapa yang akan memberikan siraman rohani atau tausiyah dalam acara Tahlil Akbar mendatang. Melalui diskusi yang cukup dinamis namun tetap dalam suasana kekeluargaan, muncul dua nama besar sebagai kandidat pengisi acara.
Pilihan utama atau opsi pertama jatuh kepada Kyai Lukman Syafi’i dari Blitar. Kehadiran beliau diharapkan mampu memberikan nuansa keilmuan yang mendalam bagi para jamaah. Namun, sebagai langkah antisipatif, forum juga menyiapkan opsi kedua, yakni Kyai Anas dari Jabung.
Guna memastikan kepastian kehadiran salah satu dari kedua ulama tersebut, forum memberikan amanah penuh kepada Ustadz Kholik Mahmudi. Selaku Khodimul Majelis Nurul Musthofa Dusun Sumbersari, Ustadz Kholik dinilai memiliki kedekatan dan jaringan yang tepat untuk menjalin komunikasi dan mengonfirmasi jadwal kedua kyai tersebut dalam waktu dekat.
Antisipasi Faktor Cuaca dan Teknis Lapangan
Selain membahas pengisi acara, aspek teknis lapangan juga menjadi perhatian serius. Bapak Winarto, selaku Modin Dusun Sumbersari, memberikan arahan dan pesan khusus dalam musyawarah tersebut. Beliau mengingatkan bahwa persiapan harus dilakukan secara matang, terutama menyangkut kenyamanan jamaah.
"Kita harus benar-benar jeli melihat situasi. Mengingat saat ini musim hujan belum sepenuhnya berakhir, panitia harus menyiapkan skenario antisipasi, baik itu terkait pemasangan tenda yang memadai maupun pengaturan alur jamaah agar tetap nyaman meski cuaca tidak menentu," ujar Bapak Winarto.
Beliau juga menekankan pentingnya kebersihan dan koordinasi parkir di lingkungan RW 01 agar kegiatan tidak mengganggu aktivitas warga lainnya, mengingat jumlah jamaah Muslimat dan Fatayat se-Desa Jambangan diprediksi akan mencapai ratusan orang.
Penutup dan Ramah Tamah
Setelah seluruh poin pembahasan mencapai titik temu, rangkaian musyawarah diakhiri tepat pada pukul 21.00 WIB. Pertemuan ditutup dengan doa khidmat yang dipimpin oleh Bapak Winarto, memohon kepada Allah SWT agar seluruh rencana kegiatan diberikan kelancaran dan keberkahan.
Acara tidak lantas usai begitu saja. Setelah doa penutup, para peserta musyawarah melanjutkan kegiatan dengan sesi ramah tamah. Momen ini dimanfaatkan untuk berdiskusi santai secara informal guna mempererat kerukunan antar pengurus lingkungan dan organisasi di Dusun Sumbersari. Dengan koordinasi yang solid ini, Dusun Sumbersari menyatakan kesiapannya untuk menyambut para jamaah Tahlil Akbar se-Desa Jambangan dengan pelayanan terbaik.