Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Lingkungan RT 15, 16 dan 17 RW 3 Dusun Sumbersari Berlangsung Meriah Penuh Kekhidmatan

  • Oct 18, 2025
  • Abdilla Mahardika
  • KEAGAMAAN

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sumbersari Berlangsung Penuh Kekhidmatan

Desa Jambangan — Suasana malam Sabtu, 18 Oktober 2025, di Dusun Sumbersari Desa Jambangan Kecamatan Dampit terasa begitu syahdu dan penuh keberkahan. Di tengah udara yang sejuk dan gerimis yang turun perlahan, masyarakat dari lingkungan RT 15, 16, dan 17 RW 3 berkumpul untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara ini berlangsung di halaman lingkungan setempat mulai pukul 19.00 hingga 22.30 WIB.

Kegiatan dimulai dengan pembacaan lantunan sholawat oleh Majelis Sholawat Miftahul Jannah dari Dusun Sumbersari, Desa Jambangan. Suara merdu para penabuh rebana dan jamaah sholawat menambah kekhidmatan malam itu, membawa suasana batin hadirin larut dalam rasa cinta dan kerinduan kepada junjungan Nabi Muhammad SAW.

Setelah lantunan sholawat, acara dilanjutkan dengan sesi sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh perwakilan panitia, Ustadz Misbahul Anam, yang menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan dan warga masyarakat RT 15, 16, dan 17 yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan acara ini. Beliau menuturkan bahwa tanpa dukungan warga, kegiatan keagamaan seperti ini tidak akan bisa terlaksana dengan baik.

Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno, yang dengan bangga menyampaikan bahwa dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini, Dusun Sumbersari menggelar lebih dari 15 kegiatan di berbagai titik wilayah. Hal ini menjadi bukti nyata antusiasme dan semangat masyarakat dalam memperingati kelahiran Rasulullah SAW. Ia juga menegaskan bahwa tradisi seperti ini perlu terus dilestarikan sebagai wujud kecintaan kepada Nabi dan sebagai perekat ukhuwah antarwarga.

Sementara itu, Kepala Desa Jambangan, Eko Budi Cahyono, ST, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi kepada masyarakat Dusun Sumbersari. Beliau menyampaikan rasa syukur dan bangga atas kekompakan masyarakat serta majelis sholawat yang tumbuh subur di Desa Jambangan. “Saya sangat bangga melihat kekompakan masyarakat Dusun Sumbersari yang selalu Istiqomah dalam kegiatan keagamaan. Semoga semangat ini bisa menular ke dusun-dusun lain di Desa Jambangan,” ujarnya. Ia juga berharap agar jamaah sholawat di Desa Jambangan tetap solid dan terus menjaga semangat kebersamaan demi memperkuat nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat.

Acara dilanjutkan dengan tausiah oleh Kyai Sulam Taufik dari Turen. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema fadhlilah atau keutamaan membaca sholawat serta pentingnya menjaga kerukunan antar sesama muslim. Kyai Sulam menekankan bahwa membaca sholawat bukan sekadar ibadah lisan, tetapi juga bentuk cinta dan penghormatan kepada Rasulullah SAW yang akan membawa keberkahan dalam kehidupan sehari-hari. “Bukti cinta kita kepada Nabi Muhammad SAW adalah dengan terus istiqomah bersholawat, karena setiap kali kita bersholawat, Allah dan malaikat pun bersholawat kepada kita,” tuturnya.

Tausiah tersebut disimak dengan khidmat oleh jamaah yang hadir. Meski hujan gerimis mulai turun menjelang akhir acara, tidak sedikit warga yang tetap bertahan hingga penutupan sebagai tanda kecintaan mereka terhadap kegiatan keagamaan ini.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Dusun Sumbersari malam itu bukan hanya menjadi ajang silaturahmi antarwarga, tetapi juga momentum memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan spiritualitas masyarakat. Semangat kebersamaan, kekompakan, serta kecintaan kepada Rasulullah SAW yang terpancar dari wajah-wajah jamaah menjadi bukti bahwa kegiatan seperti ini masih sangat hidup di tengah masyarakat pedesaan.

Acara resmi ditutup pada pukul 22.30 WIB dengan doa penutup dan diiringi lantunan sholawat penutup dari Majelis Miftahul Jannah, menandai berakhirnya malam penuh keberkahan di Dusun Sumbersari.

________

Dokumentasi foto: Hepit Ocktavia