Berbagi Takjil, Khotmil Qur'an dan Santunan Anak Yatim: Peringatan Nuzulul Qur'an Masjid Sarikerto dusun Krajan desa Jambangan
- Mar 07, 2026
- Abdilla Mahardika
- KEAGAMAAN
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Sarikerto Jambangan: Berbagi Takjil, Khotmil Qur’an, dan Santunan Anak Yatim
Jambangan – Dalam rangka memperingati malam turunnya Al-Qur’an atau Nuzulul Qur’an di bulan suci Ramadhan, Takmir dan Remaja Masjid Sarikerto Dusun Krajan, Desa Jambangan menggelar rangkaian kegiatan keagamaan yang penuh khidmat dan kebersamaan. Kegiatan yang berlangsung di Masjid Sarikerto ini dihadiri oleh para jamaah masjid serta masyarakat sekitar yang turut memeriahkan dan mengambil hikmah dari peringatan tersebut.
Acara peringatan Nuzulul Qur’an ini diselenggarakan oleh Takmir Masjid Sarikerto bersama Remaja Masjid Sarikerto dengan tujuan untuk meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Ketua Takmir Masjid Sarikerto, Ustadz Fatchurrahman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memakmurkan masjid sekaligus menghidupkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar peringatan, tetapi juga sebagai momentum untuk mengingat kembali betapa pentingnya Al-Qur’an sebagai pedoman hidup umat Islam. Harapannya, masyarakat semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai tuntunan dalam kehidupan,” ujar beliau.
Rangkaian kegiatan dimulai dengan pembagian takjil kepada masyarakat dan para pengguna jalan yang melintas di sekitar Masjid Sarikerto. Sebanyak 1000 cup takjil dibagikan secara gratis menjelang waktu berbuka puasa. Kegiatan ini melibatkan para pemuda dari Remaja Masjid Sarikerto yang dengan penuh semangat membagikan takjil kepada masyarakat.
Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Banyak warga yang menyambut dengan penuh rasa syukur dan kebahagiaan atas kegiatan berbagi tersebut. Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan berbagi takjil ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara pengurus masjid, pemuda, dan masyarakat sekitar.
Sementara kegiatan didalam Masjid diisi dengan pelaksanaan Khotmil Qur’an yang diikuti oleh para jamaah masjid. Kegiatan khataman Al-Qur’an ini menjadi salah satu inti acara dalam peringatan Nuzulul Qur’an, sebagai bentuk penghormatan terhadap kitab suci Al-Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Suasana masjid terasa semakin khidmat ketika para jamaah bersama-sama mengikuti rangkaian doa dan dzikir yang dipanjatkan dengan penuh kekhusyukan.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan kegiatan santunan kepada anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial kepada mereka yang membutuhkan perhatian dan kasih sayang dari masyarakat. Sebanyak 25 anak yatim menerima santunan dari panitia penyelenggara yang mana santunan berasal dari donatur jamaah setempat.
Santunan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan mereka sekaligus memberikan kebahagiaan di bulan Ramadhan yang penuh berkah ini. Para anak yatim yang hadir tampak bahagia menerima santunan serta perhatian dari para jamaah dan pengurus masjid.
Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kyai Haji Fatchurrozy. Dalam doanya, beliau memohon agar seluruh amal ibadah yang telah dilakukan diterima oleh Allah SWT serta berharap agar masyarakat Desa Jambangan senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, dan kerukunan dalam kehidupan bermasyarakat.
Beliau juga mengajak seluruh jamaah untuk terus memakmurkan masjid serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan.
Peringatan Nuzulul Qur’an di Masjid Sarikerto ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat Dusun Krajan Desa Jambangan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh Takmir Masjid, Remaja Masjid, serta masyarakat menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebersamaan masih terjaga dengan baik.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan Masjid Sarikerto semakin ramai dengan kegiatan keagamaan serta menjadi pusat pembinaan spiritual bagi masyarakat sekitar. Selain itu, generasi muda juga diharapkan semakin aktif dalam kegiatan masjid sehingga dapat meneruskan semangat memakmurkan masjid di masa yang akan datang.