Dari Dusun Sumbersari ke Panggung Dunia, I Putu Ari Kuncoro Tembus 5 Besar Atlet Woodball Terbaik Dunia
- Apr 01, 2026
- Wahyu Cahyono
- SOSIAL KEMASYARAKATAN , Karangtaruna dan Kepemudaan
MALANG – Momentum Hari Raya Idulfitri menjadi kesempatan berharga untuk menggali kisah inspiratif dari sosok muda berprestasi asal daerah. Salah satu figur yang mencuri perhatian adalah I Putu Ari Kuncoro, atlet nasional cabang olahraga woodball yang berasal dari Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang.
Di balik penampilannya yang sederhana—berkacamata dan berparas kalem—tersimpan catatan prestasi yang membanggakan. Siapa sangka, pemuda kelahiran pelosok desa tersebut kini mampu menembus jajaran lima besar pemain woodball terbaik dunia. Capaian ini sekaligus mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga internasional.
Perjalanan karier I Putu Ari Kuncoro tidaklah instan. Ia mengawali kiprahnya sebagai atlet lompat jauh. Namun, sebuah cedera yang dialami dalam masa awal karier memaksanya untuk beralih dari cabang olahraga tersebut. Perubahan arah ini justru menjadi titik balik yang mengantarkannya menemukan potensi besar di cabang olahraga woodball.
Woodball sendiri merupakan olahraga yang masih tergolong baru di Indonesia, namun telah berkembang pesat dan mulai dikenal di berbagai ajang internasional. Dalam olahraga ini, ketepatan, konsentrasi, serta teknik menjadi kunci utama untuk meraih kemenangan.
Sejak menekuni woodball, prestasi demi prestasi berhasil diraih oleh I Putu Ari Kuncoro. Pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VIII tahun 2023, ia sukses meraih medali emas pada kategori single stroke putra. Capaian tersebut menjadi awal dari rangkaian prestasi yang lebih besar di tingkat nasional maupun internasional.
Tak berhenti di situ, pada Juli 2024, ia kembali menunjukkan dominasinya dengan meraih juara pertama dalam kategori single stroke pada kejuaraan woodball yang digelar di Banten. Konsistensi performa ini membuktikan bahwa dirinya mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Prestasi internasional pun mulai diraih. Dalam berbagai turnamen bergengsi seperti Weng Lu Shou Cup hingga Hong Kong International Open, I Putu Ari Kuncoro tampil impresif dan berkontribusi besar dalam mengangkat posisi Indonesia di kancah global. Hasil dari serangkaian kompetisi tersebut membawa Indonesia menduduki peringkat teratas dalam International Woodball Tour Ranking 2025.
Puncak pencapaian lainnya terjadi pada ajang SEA Games 2025. Dalam pertandingan final nomor tunggal stroke yang berlangsung di Royal Thai Fleet Golf Course, Sattahip, Chonburi, pada 14 Desember 2025, I Putu Ari Kuncoro berhasil meraih medali perunggu. Prestasi ini semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu atlet woodball terbaik yang dimiliki Indonesia.
Dengan berbagai capaian tersebut, ia kini resmi menempati peringkat lima besar dunia dalam cabang olahraga woodball. Lebih dari itu, keberhasilannya turut membawa Indonesia menjadi satu-satunya negara yang mampu mendominasi lima besar dunia di dua kategori woodball.
Kisah perjalanan I Putu Ari Kuncoro menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukanlah penghalang untuk meraih prestasi tinggi. Lahir dan besar di Dusun Sumbersari tidak membatasi langkahnya untuk menembus kompetisi tingkat dunia.
Keberhasilan ini juga mencerminkan pentingnya ketekunan, disiplin, serta kemampuan beradaptasi dalam menghadapi tantangan. Peralihan dari atlet lompat jauh ke woodball yang awalnya dipicu oleh cedera justru menjadi jalan menuju kesuksesan yang tidak terduga.
Selain membawa kebanggaan bagi daerah asalnya, pencapaian ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di wilayah pedesaan, untuk terus berusaha dan mengembangkan potensi diri. Dunia olahraga membuka peluang luas bagi siapa saja yang memiliki semangat dan komitmen tinggi.
Dengan semangat juang yang ditunjukkan oleh I Putu Ari Kuncoro, harapan besar pun tertuju pada masa depan olahraga woodball Indonesia agar semakin berkembang dan mampu bersaing di tingkat global.