Halal Bihalal dan Pembukaan Rutinan Majelis Maulid Nurul Musthofa Korwil Selatan Berlangsung Khidmat di Sumbersari
- Apr 04, 2026
- Abdilla Mahardika
- KESEHATAN MASYARAKAT, KEAGAMAAN
Halal Bihalal dan Pembukaan Rutinan Majelis Maulid Nurul Musthofa Korwil Selatan Berlangsung Khidmat di Sumbersari
JAMBANGAN – Suasana penuh khidmat dan kebersamaan terasa kental dalam kegiatan Halal Bihalal sekaligus pembukaan rutinan Majelis Maulid Nurul Musthofa Korwil Selatan yang digelar pada Sabtu malam Minggu, 4 April 2026. Bertempat di Masjid Baitunnajah RT 24 RW 05 Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, kegiatan ini dihadiri oleh jamaah dari berbagai wilayah yang dengan antusias mengikuti rangkaian acara sejak awal hingga akhir.
Acara dimulai pada pukul 19.30 WIB dan secara resmi dibuka oleh Ustadz Kholiq Mahmudi selaku Khodimul Majelis. Dalam pembukaannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam majelis sholawat. Ia juga berharap agar rutinan ini dapat terus istiqomah dilaksanakan sebagai sarana mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan tawassul yang dipimpin oleh Ustadz Ali Murtadlo. Dalam suasana yang penuh kekhusyukan, jamaah bersama-sama memanjatkan doa dan mengirimkan hadiah Al-Fatihah kepada Baginda Nabi Muhammad SAW, para sahabat, para auliya, ulama terdahulu, serta seluruh keluarga besar Majelis Nurul Musthofa. Tawassul ini menjadi momen spiritual yang mendalam, mengingatkan jamaah akan pentingnya menjaga hubungan dengan para pendahulu yang telah berjasa dalam syiar Islam.
Setelah tawassul, suasana semakin hidup dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh sahabat Muhammad Nur Sohib, Fiki, dan Roni Yahya. Iringan hadrah dari tim Nurul Musthofa Korwil Selatan menambah semarak dan kekhidmatan acara. Jamaah tampak larut dalam alunan sholawat, melantunkan pujian kepada Nabi Muhammad SAW dengan penuh rasa cinta dan harapan akan syafaat beliau di hari akhir.
Memasuki sesi tausiyah, Ustadz Ali Murtadlo kembali hadir memberikan nasihat yang penuh makna. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya menghidupkan tradisi halal bihalal sebagai bagian dari budaya luhur umat Islam Indonesia. Menurutnya, halal bihalal bukan sekadar tradisi seremonial, tetapi merupakan momentum untuk membersihkan hati, mempererat silaturrahmi, serta memperbaiki hubungan antar sesama.
Ia juga mengajak seluruh jamaah untuk saling memaafkan, dimulai dari lingkungan terdekat seperti pasangan hidup, baik suami maupun istri, kemudian kepada orang tua, saudara, hingga tetangga dan masyarakat sekitar. “Tidak ada manusia yang luput dari kesalahan. Oleh karena itu, momen setelah Idulfitri seperti ini adalah waktu yang tepat untuk saling membuka pintu maaf dan mempererat kembali tali persaudaraan,” pesannya.
Selain itu, Ustadz Ali Murtadlo juga menekankan pentingnya menjaga keistiqomahan dalam mengikuti majelis sholawat. Ia menyampaikan bahwa majelis seperti ini bukan hanya tempat berkumpul, tetapi juga wadah untuk menambah ilmu, memperkuat iman, serta menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah SAW. Dengan istiqomah menghadiri majelis, diharapkan setiap individu dapat menjadi pribadi yang lebih baik dan mampu membawa dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, tertib, dan penuh kekhusyukan hingga akhir acara. Sebagai penutup, doa dipanjatkan bersama dengan harapan agar seluruh jamaah senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta kelancaran dalam menjalani kehidupan. Selain itu, doa juga ditujukan agar Majelis Maulid Nurul Musthofa Korwil Selatan tetap istiqomah dalam menjalankan kegiatan rutin dan terus berkembang dalam menyebarkan syiar Islam. Seperti biasa Banser Ansor desa Jambangan mengawal kegiatan ini dari awal sampai akhir.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan semangat kebersamaan dan kecintaan kepada Rasulullah SAW semakin tumbuh di tengah masyarakat. Halal bihalal yang dirangkaikan dengan majelis sholawat ini menjadi bukti bahwa tradisi keislaman yang sarat nilai spiritual dan sosial masih terus terjaga dan menjadi perekat kuat dalam kehidupan bermasyarakat.