Kim Wonderful Jambangan Membersamai TP PKK Sekecamtan Dampit Perdalam Pengetahuan Tentang AI di Pendopo Agung Kabupaten Malang

  • Nov 18, 2025
  • Abdilla Mahardika
  • INFO PEMERINTAHAN , EDUKASI DAN LITERASI, UMKM DAN PARIWISATA

Kim Wonderful Jambangan Membersamai TP PKK se-Kecamatan Dampit Perdalam Pengetahuan Tentang AI di Pendopo Kabupaten Malang

Malang, 18 November 2025 — Suasana Pendopo Agung Kabupaten Malang pada Selasa pagi dipenuhi antusiasme ratusan perempuan penggerak desa. Sejak pukul 08.00 WIB, para peserta dari 33 kecamatan dan 378 desa se-Kabupaten Malang telah memadati pendopo untuk mengikuti kegiatan “Transformasi Bisnis dengan Artificial Intelligence (AI): Inovasi untuk Ekonomi Keluarga”, sebuah agenda strategis yang dirancang untuk memperkuat kapasitas TP PKK dan Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) dalam menghadapi era digital.

Acara dibuka dengan khidmat melalui menyanyikan Lagu Indonesia Raya, dilanjutkan Mars Kabupaten Malang dan Mars PKK, serta pembacaan doa.

Dalam sambutannya, Hj. Anis Zaidah Sanusi, Ketua TP PKK Kabupaten Malang, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kemampuan ibu-ibu PKK dan anggota KIM dalam memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan. Beliau juga menyampaikan permohonan kepada Bupati Malang untuk berkenan membuka acara secara resmi.

Kecamatan Dampit Hadir dengan Semangat Kolaborasi

Dari Kecamatan Dampit, rombongan peserta dipimpin langsung oleh Ny. Maryam Abai Saleh, Ketua TP PKK Kecamatan Dampit sekaligus istri Camat Dampit. Beliau memimpin seluruh perwakilan TP PKK desa dan kelurahan se-Kecamatan Dampit, yang turut didampingi oleh tim Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Wonderful Jambangan, Desa Jambangan.

Kehadiran KIM Wonderful Jambangan menjadi poin penting dalam kegiatan ini. Sebagai komunitas informasi yang terus tumbuh, KIM diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah desa dalam memperkuat promosi, publikasi, serta mendukung pengembangan UMKM desa melalui pemanfaatan teknologi digital.

AI Sebagai Kunci Peningkatan Ekonomi Keluarga dan Desa

Melalui kegiatan pelatihan ini, peserta diharapkan dapat mendalami pemanfaatan teknologi AI untuk berbagai kebutuhan, terutama dalam mendukung pemasaran produk unggulan desa. Kolaborasi antara PKK dan KIM dinilai sangat strategis, mengingat PKK selama ini telah menjadi ujung tombak pemberdayaan keluarga mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kreatif.

Dengan keterlibatan KIM sebagai penggerak informasi dan teknologi, desa diharapkan mampu bergerak lebih cepat dalam proses digitalisasi UMKM, memperluas jangkauan promosi, serta meningkatkan daya saing produk lokal.

Peran PKK sendiri sangat vital dalam peningkatan kesejahteraan keluarga. Melalui 10 Program Pokok PKK, berbagai kegiatan mulai dari pengelolaan ekonomi keluarga, pemberdayaan perempuan, hingga pembinaan usaha kecil telah menjadi fondasi penting penggerak kemajuan desa. Penerapan teknologi AI menjadi langkah baru untuk memperkuat peran tersebut, sehingga ibu-ibu PKK dapat semakin inovatif dalam mengelola potensi desa maupun produk unggulan keluarga.

Harapan Bupati Malang untuk Pemanfaatan AI Secara Positif

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Malang, Drs. H. M. Sanusi, menyampaikan harapannya agar teknologi kecerdasan buatan dapat dimanfaatkan secara positif oleh masyarakat, terutama oleh PKK dan KIM. Beliau menekankan bahwa AI bukan sekadar tren, melainkan alat bantu yang dapat mempercepat kemajuan desa, meningkatkan efektivitas promosi, serta membuka peluang ekonomi baru bagi keluarga.

“Teknologi AI jika digunakan dengan bijak dapat menjadi kekuatan besar dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa,” ujarnya.

Kolaborasi untuk Desa yang Lebih Maju

Melalui kegiatan ini, kolaborasi antara PKK dan KIM semakin diperkuat. Keduanya diharapkan mampu menjadi motor penggerak digitalisasi desa, membantu UMKM naik kelas, serta menghadirkan inovasi-inovasi baru dalam pengembangan ekonomi keluarga.

Kehadiran KIM Wonderful Jambangan yang membersamai TP PKK Kecamatan Dampit menjadi bukti semangat sinergi yang kuat dalam mewujudkan desa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing melalui pemanfaatan teknologi digital dan AI.

Kegiatan yang berlangsung hingga pukul 11.30 WIB ini ditutup dengan semangat baru para peserta untuk menerapkan ilmu yang didapat demi kemajuan PKK, UMKM, dan kesejahteraan keluarga di desa masing-masing.