Pembangunan Jalan Rabat Beton di Sawah Rojo: Wujud Sinergi PT Avanta dengan Kelompok Tani Barokah
- Apr 20, 2026
- Abdilla Mahardika
- PERTANIAN DAN PETERNAKAN
Pembangunan Jalan Rabat Beton di Sawah Rojo, Wujud Sinergi PT Avanta dan Kelompok Tani Barokah
JAMBANGAN – Jambangan, Minggu 19 April 2026.
Upaya meningkatkan akses pertanian terus dilakukan di Desa Jambangan. Salah satunya melalui kegiatan pembangunan jalan rabat beton di area pematang sawah, tepatnya di wilayah Sawah Rojo, Dusun Krajan. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara PT Avanta dengan Kelompok Tani Barokah Desa Jambangan.
Pembangunan jalan rabat beton ini memiliki panjang 280 meter dengan lebar 0,6 meter. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang mobilitas petani dalam mengelola lahan pertanian, khususnya dalam proses pengangkutan hasil panen maupun distribusi sarana produksi pertanian seperti pupuk dan benih.
Ketua Kelompok Tani Barokah, Wasidi, menyampaikan bahwa pembangunan jalan ini merupakan kebutuhan mendesak bagi para petani. Sebelumnya, akses menuju lahan pertanian cukup sulit dilalui, terutama saat musim hujan karena kondisi jalan yang becek dan licin.
“Kami sangat bersyukur dengan adanya pembangunan jalan rabat beton ini. Ini akan sangat membantu aktivitas petani, terutama saat panen jagung,” ujar Wasidi.
Hal senada juga disampaikan oleh Ketua GAPOKTAN Desa Jambangan, Khusnul, yang turut mendukung penuh kegiatan tersebut. Ia menilai bahwa sinergi antara pihak swasta dan kelompok tani menjadi langkah strategis dalam memperkuat sektor pertanian di tingkat desa.
“Kerja sama seperti ini sangat penting. Tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan petani,” ungkap Khusnul.
Sementara itu, pelaksanaan kegiatan di lapangan dikoordinasikan oleh Yayon. Ia memastikan bahwa proses pembangunan berjalan sesuai rencana dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat.
Pembangunan jalan rabat beton ini tidak hanya menjadi proyek fisik semata, tetapi juga menjadi simbol gotong royong dan kolaborasi antara petani dan pihak swasta. Dengan adanya akses jalan yang lebih baik, diharapkan produktivitas pertanian di wilayah Sawah Rojo dapat meningkat secara signifikan.
Selain itu, keberadaan jalan ini juga membuka peluang efisiensi waktu dan biaya dalam kegiatan pertanian. Petani tidak lagi kesulitan mengangkut hasil panen, sehingga kualitas hasil pertanian dapat lebih terjaga hingga sampai ke pasar.
Ke depan, diharapkan kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan potensi pertanian melalui kolaborasi yang berkelanjutan.