Peringatan Maulid Nabi di Jambangan: Laredo Squad dan Majelis Sholawat Miftahuljanah Gelar Sholawat Bersama
- Sep 12, 2025
- Wahyu Cahyono
- SOSIAL KEMASYARAKATAN , KEAGAMAAN
Peringatan Maulid Nabi di Jambangan: Laredo Squad dan Majelis Sholawat Miftahuljanah Gelar Sholawat Bersama
Jambangan, 11 September 2025 – Suasana penuh kekhidmatan dan kebersamaan menyelimuti Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, pada Kamis malam (11/9). Bertempat di kediaman Ibu Misidah, RT 19 dan 21, masyarakat setempat bersama para jamaah Majelis Sholawat Miftahuljanah menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Acara yang juga di motori Laredo Squad ini berlangsung dengan meriah, dihadiri oleh perangkat desa, tokoh agama, serta jamaah dari berbagai majelis sholawat di wilayah Jambangan.
Kegiatan peringatan Maulid Nabi kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat ikatan spiritual sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga. Sejak sore, masyarakat sekitar mulai berdatangan untuk mengikuti rangkaian acara yang telah disiapkan panitia. Nuansa religius semakin terasa ketika lantunan sholawat bergema dari Majelis Sholawat Miftahuljanah, yang tampil membawakan bacaan maulid hingga mahalul qiyam dengan suara merdu dan penuh penghayatan.
Partisipasi Majelis Sholawat dan Jamaah
Peringatan ini turut dihadiri oleh anggota dari 7 Majelis 1 Cinta, sebuah perkumpulan majelis sholawat yang konsisten mendukung kegiatan keagamaan di wilayah Jambangan. Kehadiran mereka semakin menambah semarak jalannya acara, ditandai dengan lantunan sholawat yang bersahut-sahutan dari para jamaah. Atmosfer keagamaan berpadu dengan rasa kebersamaan, menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan hanya ritual ibadah, tetapi juga wahana mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Selain itu, kehadiran Kepala Desa Jambangan, Eko Budi Cahyono, ST, beserta perangkat desa memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan ini. Pihak desa memandang acara keagamaan semacam ini sebagai bagian penting dalam menjaga tradisi Islam sekaligus memperkuat moral dan karakter masyarakat.
Sambutan Panitia dan Kepala Desa
Acara diawali dengan sambutan dari panitia penyelenggara yang menekankan pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW. Panitia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh elemen masyarakat yang telah terlibat, baik dalam bentuk tenaga maupun dukungan materiil.
Selanjutnya, sambutan resmi diberikan oleh Kepala Desa Jambangan, yang menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi tidak hanya memiliki nilai religius, tetapi juga sosial. Kegiatan seperti ini dianggap sebagai sarana membangun kesadaran masyarakat untuk meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW, terutama dalam membangun harmoni sosial di tingkat desa.
Tausiyah Ustaz Mustain Romly
Puncak acara diisi dengan tausiyah oleh Ustaz Mustain Romly dari Lumbang, Malang. Dalam ceramahnya, beliau mengangkat tema pentingnya meneladani akhlak Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan sehari-hari. Nabi Muhammad, lanjut beliau, merupakan suri teladan utama dalam hal kejujuran, kesabaran, kasih sayang, serta kepemimpinan yang adil.
Pesan yang disampaikan menekankan relevansi keteladanan Rasulullah di tengah tantangan zaman modern. Umat Islam diajak untuk mengamalkan nilai-nilai keislaman tidak hanya dalam aspek ibadah, tetapi juga dalam interaksi sosial, ekonomi, dan kehidupan berbangsa. Tausiyah tersebut menjadi inti dari acara peringatan Maulid, sekaligus pengingat bagi jamaah untuk terus meneguhkan komitmen dalam meneladani Rasulullah.
Penutup dengan Doa Bersama
Rangkaian acara ditutup dengan doa yang kembali dipimpin oleh Ustaz Mustain Romly. Doa tersebut memohon keberkahan, keselamatan, dan keteguhan iman bagi seluruh masyarakat. Dengan suasana yang penuh khidmat, jamaah bersama-sama mengamini doa tersebut, menandai berakhirnya peringatan Maulid Nabi di Dusun Sumbersari.
Tradisi yang Terus Dilestarikan
Peringatan Maulid Nabi di Desa Jambangan bukanlah kegiatan baru. Setiap tahun, masyarakat secara konsisten menyelenggarakan peringatan serupa dengan melibatkan berbagai elemen, baik majelis sholawat, tokoh agama, maupun pemerintah desa. Tradisi ini dianggap sebagai bagian dari warisan budaya Islam yang harus dijaga, karena tidak hanya menumbuhkan kecintaan kepada Rasulullah, tetapi juga memperkuat solidaritas antarwarga.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, nilai-nilai Islam dapat terus ditanamkan kepada generasi muda, sehingga mereka dapat memahami pentingnya menjaga akhlak dan moral yang baik dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan bagaimana masyarakat desa mampu menjaga keharmonisan dengan memadukan aspek spiritual dan sosial.
Kesimpulan
Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Jambangan pada 11 September 2025 menunjukkan betapa kuatnya ikatan keagamaan dan sosial di tengah masyarakat. Kehadiran Laredo Squad, Majelis Sholawat Miftahuljanah, serta dukungan pemerintah desa memperlihatkan sinergi antara unsur masyarakat dan pemerintah dalam menjaga tradisi keagamaan. Tausiyah yang disampaikan menegaskan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah sebagai pedoman hidup.
Dengan penutup doa yang penuh khidmat, acara ini tidak hanya menjadi momentum keagamaan, tetapi juga refleksi bersama untuk terus memperkuat iman, mempererat persaudaraan, dan meneguhkan komitmen dalam meneladani Rasulullah SAW di tengah kehidupan modern.