Tasyakuran Renovasi Musholla Atthohiriyah: Warga Krajan Perkuat Semangat Ibadah dan Kebersamaan
- May 28, 2026
- Abdilla Mahardika
- KEAGAMAAN
Tasyakuran Renovasi Musholla Athohiriyah, Warga Krajan Perkuat Semangat Ibadah dan Kebersamaan
Jambangan – Suasana penuh khidmat dan rasa syukur menyelimuti kegiatan tasyakuran rehabilitasi Musholla Athohiriyah yang berada di lingkungan RT 03 RW 01 Dusun Krajan, Desa Jambangan, Kamis malam Jum’at (28/5/2026). Acara yang dimulai selepas sholat Maghrib tersebut dihadiri jamaah sekitar musholla, tokoh masyarakat, para ulama Dusun Krajan, serta sejumlah tamu undangan penting.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Desa Jambangan Bapak Eko Budi Cahyono, ST, serta Bapak Sabar Santoso. Kehadiran para tokoh masyarakat menambah semarak dan kekhidmatan acara yang menjadi bentuk rasa syukur atas selesainya proses rehabilitasi Musholla Athohiriyah.
Kegiatan diawali dengan pembukaan dan pembacaan doa bersama, kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan oleh H. Imam Tauchid dari Malang. Dalam tausiyahnya, beliau menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang menyentuh hati jamaah. Salah satu pesan utama yang beliau sampaikan adalah pentingnya memakmurkan musholla dengan menjaga sholat lima waktu secara berjamaah.
H. Imam Tauchid mengajak seluruh masyarakat agar tidak hanya bangga dengan berdirinya bangunan musholla yang lebih baik, namun juga menjadikan musholla sebagai pusat ibadah dan pembinaan umat. Menurut beliau, musholla yang ramai oleh jamaah akan membawa keberkahan bagi lingkungan sekitar serta memperkuat ukhuwah Islamiyah antarwarga.
Selain itu, beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh warga yang telah berpartisipasi dalam proses rehabilitasi Musholla Athohiriyah. Bantuan yang diberikan warga, baik berupa material bangunan, tenaga, pikiran, maupun konsumsi dan akomodasi lainnya, dinilai sebagai bentuk nyata semangat gotong royong dan kepedulian terhadap syiar Islam.
Dalam tausiyahnya, H. Imam Tauchid juga menekankan pentingnya memperbanyak sedekah dalam kehidupan sehari-hari. Menurut beliau, sedekah tidak akan mengurangi harta, justru menjadi jalan datangnya keberkahan dan pertolongan dari Allah SWT. Sedekah juga menjadi amalan yang mampu meringankan kesulitan hidup, mempererat persaudaraan, serta membuka pintu rezeki yang tidak disangka-sangka. Bahkan senyum, bantuan tenaga, dan perhatian kepada sesama juga termasuk bentuk sedekah yang bernilai di sisi Allah.
Pesan penting lainnya yang disampaikan adalah tentang kewajiban berbakti kepada kedua orang tua. Jamaah diingatkan agar senantiasa menghormati dan membahagiakan orang tua selama mereka masih hidup. Sementara bagi orang tua yang telah meninggal dunia, anak-anak dianjurkan untuk terus mendoakan dan bersedekah atas nama mereka. H. Imam Tauchid menegaskan bahwa sebesar apa pun bakti seorang anak, tidak akan pernah mampu membalas jasa dan pengorbanan orang tua yang telah merawat serta membesarkan anak-anaknya sejak kecil.
Salah satu pengurus Musholla Athohiriyah, Bapak Widyatmoko, dalam sambutannya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dan ikut mendoakan kelancaran kegiatan tersebut. Ia berharap kebersamaan dan semangat gotong royong masyarakat tetap terjaga demi kemajuan musholla dan lingkungan sekitar.
Sementara itu, Ibu Ida Zuliana selaku tuan rumah mengaku sangat bahagia atas selesainya renovasi Musholla Athohiriyah. Ia berharap musholla tersebut nantinya semakin ramai oleh jamaah dan menjadi tempat yang membawa keberkahan bagi masyarakat Dusun Krajan.
Acara tasyakuran berlangsung dengan lancar, penuh kekeluargaan dan ditutup dengan doa bersama serta ramah tamah antarjamaah dan undangan yang hadir.