Warga Jambangan Gelar Tradisi Bari'an Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Leluhur

  • Jun 24, 2026
  • Abdilla Mahardika
  • TRADISI DAN BUDAYA

Warga Desa Jambangan Gelar Tradisi Bersih Desa (Bari'an), Wujud Syukur dan Pelestarian Warisan Leluhur

Jambangan, 24 Juni 2026 – Pemerintah Desa Jambangan bersama masyarakat setempat menggelar kegiatan Bersih Desa atau yang dikenal dengan sebutan Bari'an Desa Jambangan pada Rabu (24/6/2026) malam. Acara yang berlangsung di Balai Desa Jambangan mulai pukul 19.00 hingga 20.00 WIB tersebut berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus upaya melestarikan tradisi warisan leluhur.

Kegiatan diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh H. Bais Sudarmoko. Dalam suasana yang penuh kekeluargaan, warga yang hadir mengikuti seluruh rangkaian acara dengan tertib dan penuh antusias. Acara ini tidak hanya dihadiri oleh masyarakat yang tinggal di sekitar Balai Desa Jambangan, tetapi juga dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat lainnya, seperti tokoh masyarakat, perangkat dan lembaga desa, pengurus Karang Taruna, pengurus ranting Nahdlatul Ulama (NU), serta anggota Muslimat NU.

Pada kesempatan tersebut, Kepala Desa Jambangan, Eko Budi Cahyono, ST, menyampaikan sambutan sekaligus beberapa informasi penting kepada masyarakat. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Desa Jambangan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan Bersih Desa tahun ini. Menurutnya, tradisi Bari'an merupakan salah satu warisan budaya yang perlu terus dijaga dan dilestarikan sebagai identitas masyarakat Desa Jambangan.

Selain itu, Kepala Desa juga menyampaikan apresiasi kepada para tamu undangan yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, termasuk mahasiswa Universitas Negeri Malang yang saat ini sedang melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat di Desa Jambangan. Kehadiran para mahasiswa diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Dalam sambutannya, Eko Budi Cahyono juga menginformasikan bahwa rangkaian peringatan Bersih Desa Jambangan masih akan berlanjut pada tanggal 10 Juli 2026 mendatang. Pada hari tersebut akan diselenggarakan pagelaran wayang kulit sebagai bagian dari tradisi budaya masyarakat desa. Sebelum pagelaran wayang kulit berlangsung, masyarakat akan melaksanakan kegiatan sedekah bumi dengan mengarak tumpeng menuju area persawahan Rojo sebagai simbol rasa syukur atas hasil bumi dan keberkahan yang diberikan oleh Allah SWT.

Setelah sambutan kepala desa, acara dilanjutkan dengan kegiatan istighosah dan tahlil yang dipimpin oleh Kyai Husni selaku Takmir Masjid Al Hidayah. Rangkaian doa tersebut diawali dengan permohonan kepada Allah SWT agar seluruh warga Desa Jambangan senantiasa diberikan keselamatan, kesehatan, kedamaian, dan keberkahan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Suasana religius begitu terasa ketika seluruh hadirin mengikuti bacaan doa dan tahlil secara bersama-sama.

Memasuki rangkaian acara inti, Bapak Iswiyono memimpin pembacaan Ikrar Bari'an. Ikrar tersebut merupakan rangkaian doa yang disampaikan dalam bahasa Jawa sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur dan pendahulu yang telah berjasa dalam membangun serta membuka wilayah Desa Jambangan pada masa lampau. Tradisi ini menjadi salah satu bagian penting dalam pelaksanaan Bersih Desa karena mengandung nilai penghormatan terhadap sejarah, budaya, dan identitas masyarakat setempat.

Pembacaan Ikrar Bari'an berlangsung dengan khidmat dan mendapat perhatian penuh dari seluruh peserta yang hadir. Tradisi ini tidak dimaknai sebagai bentuk pemujaan kepada leluhur, melainkan sebagai ungkapan penghargaan atas jasa-jasa para pendahulu yang telah mewariskan kehidupan dan lingkungan yang kini dapat dinikmati oleh generasi penerus.

Setelah seluruh rangkaian doa selesai dilaksanakan, acara ditutup dengan doa penutup yang dipanjatkan bersama. Selanjutnya, masyarakat mengikuti kegiatan “Murak Tumpeng”, yaitu tradisi membuka dan membagikan tumpeng untuk dinikmati bersama-sama di dalam Balai Desa Jambangan. Suasana kebersamaan dan keakraban tampak jelas ketika warga saling bercengkerama sambil menikmati hidangan yang telah disediakan.

Melalui pelaksanaan Bersih Desa atau Bari'an ini, masyarakat Desa Jambangan menunjukkan komitmen untuk terus menjaga nilai-nilai gotong royong, kebersamaan, dan pelestarian budaya lokal. Tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut tidak hanya menjadi sarana ungkapan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi antarwarga dan seluruh elemen masyarakat desa.

Dengan semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan ini, diharapkan Desa Jambangan senantiasa menjadi desa yang aman, rukun, makmur, dan tetap menjaga kearifan lokal yang menjadi warisan berharga bagi generasi mendatang.