Musyawarah Warga Dusun Sumbersari: Sambut HUT RI ke 81 RT RW Diharapkan Menata Lingkungan Bersih, Rapi dan Indah
- Dec 19, 2025
- Abdilla Mahardika
- INFO PEMERINTAHAN
Pesan Kepala Dusun Sumbersari: Warga Diminta Menata Lingkungan, Pasang Bendera dan Umbul-Umbul Serapi Mungkin Jelang Sumbersari Culture Festival 2026
Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, menggelar kegiatan Musyawarah Warga Dusun sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mematangkan perencanaan kegiatan sosial dan budaya yang akan dilaksanakan pada tahun 2026. Musyawarah tersebut dilaksanakan pada Jum’at, 19 Desember 2025, bertempat di Rumah Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno, dan dimulai pada pukul 19.30 WIB hingga selesai.
Kegiatan musyawarah ini dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan desa. Undangan yang hadir meliputi Perangkat Dusun Sumbersari, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Wilayah Dusun Sumbersari, serta Ketua RT 01 sampai RT 25. Selain itu, musyawarah juga dihadiri langsung oleh Kepala Desa Jambangan, Bapak Eko Budi Cahyono, ST, bersama Sekretaris Desa Jambangan, Bapak Sabar Santoso, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap agenda kebudayaan di Dusun Sumbersari.
Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara tepat pukul 19.30 WIB. Suasana musyawarah berlangsung tertib, penuh keakraban, dan mencerminkan semangat gotong royong antarwarga. Setelah pembukaan, acara dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Dusun Sumbersari, Bapak Sukirno.
Dalam sambutannya, Kepala Dusun menyampaikan sejumlah informasi penting terkait persiapan Sumbersari Culture Festival 2026, khususnya karnaval budaya yang menjadi agenda utama. Selain menjelaskan aspek teknis dan peraturan, beliau juga menekankan pentingnya kesiapan lingkungan dusun secara menyeluruh, tidak hanya fokus pada karnaval semata.
Bapak Sukirno menyampaikan pesan tegas namun penuh harapan agar seluruh RT dan RW di Dusun Sumbersari wajib menata lingkungan masing-masing. Lingkungan diminta untuk dibersihkan, dirapikan, dan ditata sebaik mungkin sebagai wujud kesiapan menyambut tamu serta sebagai cerminan budaya masyarakat Sumbersari yang peduli kebersihan dan keindahan. Beliau menekankan bahwa keberhasilan festival tidak hanya diukur dari meriahnya karnaval, tetapi juga dari kesan lingkungan dusun yang bersih, rapi, dan tertib.
Selain itu, Kepala Dusun juga mengimbau agar bendera Merah Putih dan umbul-umbul dipasang dengan rapi, seragam, dan tertata indah di sepanjang wilayah dusun. Pemasangan atribut tersebut diharapkan tidak asal-asalan, melainkan memperhatikan estetika dan keselamatan, sehingga dapat menambah semarak suasana peringatan sekaligus memperkuat nuansa kebangsaan dan budaya. Pesan ini ditujukan kepada seluruh ketua RT dan RW agar dapat dikoordinasikan dengan warga masing-masing.
Dalam sambutan yang sama, Kepala Dusun juga menyampaikan informasi terkait peraturan terbaru dari Pemerintah Kabupaten dan Kepolisian, khususnya Polres Malang, mengenai penggunaan sound system dalam kegiatan kemasyarakatan. Dijelaskan bahwa penggunaan sound system dibatasi maksimal 12 sub, dengan ketentuan transportasi sound system hanya menggunakan satu unit truk. Aturan ini harus dipatuhi bersama demi menjaga ketertiban, keamanan, serta kenyamanan masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Memasuki acara inti, musyawarah dipimpin oleh Bapak Winarto. Dalam forum tersebut, dibahas berbagai hal strategis secara terbuka dan demokratis. Salah satu pembahasan utama adalah perencanaan anggaran kegiatan tahun 2026. Berdasarkan hasil musyawarah, disepakati bahwa anggaran kegiatan memungkinkan untuk ditingkatkan hingga dua kali lipat dibandingkan anggaran panitia tahun 2024.
Seiring dengan rencana peningkatan anggaran tersebut, peserta musyawarah sepakat bahwa panitia yang akan dibentuk nantinya harus mampu berpikir kreatif dan inovatif dalam mencari sumber pendanaan. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui partisipasi masyarakat, kerja sama dengan pihak lain, maupun kegiatan usaha yang sah dan tidak bertentangan dengan peraturan.
Musyawarah juga menetapkan tanggal pelaksanaan karnaval budaya, yaitu pada 8 Agustus 2026, dengan jadwal cek sound system pada Jum’at malam Sabtu, 7 Agustus 2026. Penetapan tanggal ini diharapkan memberikan waktu persiapan yang cukup bagi panitia dan seluruh warga.
Dalam arahannya, Kepala Desa Jambangan, Bapak Eko Budi Cahyono, ST, berharap agar kegiatan Syuroan (1 Muharram) dan Peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dapat dirangkai dalam satu kegiatan terpadu, tanpa menghilangkan kekhususan ritual Danyang Dusun Sumbersari yang tetap dilaksanakan secara terpisah sesuai tradisi.
Karnaval budaya Dusun Sumbersari secara resmi menggunakan nama “Sumbersari Culture Festival”, yang telah menjadi agenda budaya rutin dan memasuki putaran ke-3 pasca-pandemi Covid-19. Festival ini diharapkan mampu menjadi sarana pelestarian budaya, memperkuat identitas dusun, serta meningkatkan kebersamaan dan kebanggaan warga.
Musyawarah ditutup dengan doa bersama dan dilanjutkan dengan ramah tamah, sebagai simbol kekompakan dan semangat gotong royong warga Dusun Sumbersari dalam menyukseskan Sumbersari Culture Festival 2026.