Tahlil Akbar Fatayat-Muslimat NU Jambangan, MWC NU Dampit Tekankan Solidaritas dan Sinergi Program
- Apr 24, 2026
- Wahyu Cahyono
- SOSIAL KEMASYARAKATAN , KEAGAMAAN
DAMPIT – Kegiatan tahlil akbar yang diselenggarakan oleh Fatayat dan Muslimat NU Ranting Jambangan berlangsung khidmat pada Jumat, 24 April 2026. Acara yang digelar di Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit ini menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah serta memperkuat koordinasi antarstruktur organisasi Nahdlatul Ulama (NU) di tingkat lokal.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Dampit, di antaranya Rois Syuriyah KH Mashuri Purnomo, Ustad Imron Hamzah, dan Ustad Sugiono. Kehadiran para pengurus MWC NU ini menunjukkan dukungan penuh terhadap aktivitas keagamaan yang digagas oleh badan otonom (banom) NU di tingkat ranting.
Dalam kesempatan tersebut, sambutan Ketua Tanfidziyah MWC NU Dampit disampaikan oleh Ustad Imron Hamzah selaku perwakilan. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya menjadikan momentum halal bihalal sebagai sarana mempererat hubungan antaranggota organisasi sekaligus memperkuat nilai kebersamaan pasca perayaan Hari Raya Idulfitri.
Selain itu, Ustad Imron juga menekankan bahwa seluruh program yang telah direncanakan oleh organisasi harus dilaksanakan secara bersama-sama dengan penuh semangat gotong royong. Sinergi antara pengurus di tingkat MWC, ranting, hingga anak ranting dinilai menjadi kunci keberhasilan dalam menjalankan roda organisasi serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi pentingnya koordinasi dan konsolidasi yang berkesinambungan antara pengurus NU dan seluruh badan otonom. Hal ini bertujuan untuk menciptakan suasana organisasi yang harmonis, kompak, serta mampu menjawab berbagai tantangan di tengah masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, setiap program kerja dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
Dalam konteks kegiatan tahlil akbar, Ustad Imron juga mengajak seluruh jamaah untuk meluruskan niat dalam setiap aktivitas keagamaan. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini tidak hanya sekadar rutinitas, tetapi juga menjadi sarana untuk menjalin silaturahmi serta menambah ilmu pengetahuan keagamaan (tholabul ilmi). Nilai-nilai tersebut diharapkan dapat terus ditanamkan dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan oleh warga Nahdliyin.
Tahlil akbar ini sendiri diikuti oleh jamaah dari berbagai kalangan, mulai dari anggota Fatayat, Muslimat, hingga masyarakat umum di wilayah Desa Jambangan dan sekitarnya. Suasana kebersamaan begitu terasa sepanjang acara, mencerminkan kuatnya tradisi keagamaan yang hidup di tengah masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata peran aktif Fatayat dan Muslimat NU dalam menjaga tradisi keagamaan sekaligus memperkuat jaringan sosial di tingkat akar rumput. Dengan dukungan penuh dari pengurus MWC NU, diharapkan berbagai program ke depan dapat berjalan lebih optimal dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat luas.
Melalui kegiatan seperti tahlil akbar ini, NU terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, memperkuat persatuan, serta membangun masyarakat yang harmonis dan religius. Sinergi antara pengurus dan jamaah menjadi fondasi utama dalam mewujudkan tujuan tersebut.