Desa Gedangan dan Gedang Media: Wujud Nyata Sinergi Pemerintah Desa dengan KIM untuk Mewujudkan Desa Digital

  • Nov 02, 2025
  • Abdilla Mahardika
  • EDUKASI DAN LITERASI

Sambang-Sambung KIM #7: Sinau Bareng Fotografi dan Wujud Sinergi yang Ideal KIM Gedang Media dan Pemerintah Desa Menuju Desa Digital

Gedangan, Kabupaten Malang – Minggu (2/11/2025)
Suasana pagi di Balai Desa Gedangan, Kecamatan Gedangan, Kabupaten Malang, tampak ramai dan penuh semangat. Sejak pukul 07.00 WIB, para anggota Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) dari berbagai desa di Kabupaten Malang sudah hadir di lokasi untuk mengikuti kegiatan Sambang-Sambung KIM Kabupaten Malang ke-7, sebuah forum rutin yang menjadi ajang berbagi ilmu, pengalaman, dan memperkuat sinergi antar KIM.

Kegiatan kali ini mengusung tema “Sinau Bareng Fotografi dan Sharing Session Antar KIM Kabupaten Malang”, diselenggarakan oleh KIM Gedang Media Desa Gedangan selaku tuan rumah. Acara berlangsung hingga pukul 12.00 WIB dan menghadirkan berbagai narasumber inspiratif, di antaranya David (KIM Gedang Media), Sandi (KIM Sumber Petung), dan Sam Rosyid (KIM Gedang Media) sebagai pemateri utama. Acara dipandu oleh Sam Rofi (KIM Gedang Media) sebagai host.

Turut hadir pula tamu kehormatan dan pemberi sambutan khusus, yakni Gita Firdausi dari Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Malang, serta Toto Hariwachjono, Pembina KIM Gedang Media Desa Gedangan. Acara juga mendapat dukungan dan kehadiran dari berbagai KIM se-Kabupaten Malang seperti KIM Basakom, Karya Inovatif, Krebet Rasela, Sumber Petung, Kertaraharja, Warta Jambe, Wonderful Jambangan, KIM D'Mas Sumberpasir dan lain-lain.


Peran Pemerintah Desa Gedangan dalam Mendukung KIM Gedang Media

Dalam sambutannya, Bapak Toto Hariwachjono menyampaikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan konsistensi KIM Gedang Media dalam menjalankan perannya sebagai penyampai informasi publik dari pemerintah desa kepada masyarakat.

Beliau menegaskan bahwa Pemerintah Desa Gedangan memberikan dukungan nyata terhadap kegiatan KIM, baik dalam bentuk anggaran operasional maupun pengadaan peralatan pendukung. Dukungan tersebut, menurutnya, memiliki dasar hukum yang kuat sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Permendesa) Nomor 2 Tahun 2024.

“Dalam Pasal 6 Permendesa Nomor 2 Tahun 2024 dijelaskan bahwa desa dapat menganggarkan kegiatan penguatan teknologi informasi dan transparansi publik sebagai bagian dari upaya menuju Desa Digital. Ini berarti desa memiliki kewenangan untuk mendukung KIM, termasuk pengadaan peralatan teknologi informasi yang menunjang kegiatan mereka,” jelas Pak Toto.

"Kreatifitas itu mahal, jangan sampai ketika ada anak muda yang kreatif dan punya inovasi membantu pemerintah desa kita acuhkan, Kami pemerintah desa Gedangan merangkul anak-anak muda yang kreatif dan inovatif ini agar bisa membantu dalam hal promosi desa dan sebagai jembatan informasi ke masyarakat lewat KIM" imbuhnya dengan nada tegas.

Lebih lanjut, beliau menambahkan bahwa dukungan anggaran disesuaikan dengan kemampuan keuangan desa. Tahun ini, Pemerintah Desa Gedangan telah memberikan fasilitas kamera senilai sekitar 15 juta rupiah untuk menunjang aktivitas KIM dalam produksi konten informasi publik.

“Dengan adanya peralatan ini, kami ingin KIM Gedang Media terus berkembang, semakin produktif, dan semakin profesional dalam mengabarkan kegiatan pemerintahan desa kepada masyarakat,” tambahnya.


Sinergi Menuju Desa Digital

Sementara itu, Gita Firdausi, perwakilan dari Diskominfo Kabupaten Malang, dalam sambutannya menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan KIM sebagai pilar utama dalam membangun komunikasi publik yang sehat dan transparan.

“Salah satu tujuan utama dibentuknya KIM adalah agar masyarakat tahu apa yang dikerjakan oleh pemerintah desa, dan sebaliknya, agar pemerintah desa tahu apa yang diinginkan masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara pemerintah desa dan KIM akan mempercepat proses menuju desa digital, di mana informasi pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat dapat diakses secara terbuka dan mudah oleh publik.

"Kita berharap Pemerintah desa menganggap KIM sebagai sebuah kebutuhan desa untuk menunjukkan bahwa desa sangat terbuka, transparan dan profesional. Dengan diunggahnya semua kegiatan pemerintah desa, maka keterbukaan dan transparansi publik benar-benar bisa berjalan dan masyarakat bebas mengaksesnya", ujar salah satu peserta.

KIM Gedang Media menjadi contoh nyata penerapan konsep tersebut. Melalui website dan media sosial resminya, KIM ini aktif menyebarkan berbagai informasi seputar pemerintahan desa, kegiatan sosial, pembangunan sarana prasarana, hingga layanan publik. Keaktifan tersebut membuat masyarakat Desa Gedangan semakin mudah memperoleh informasi terkini dan akurat langsung dari sumbernya. Pemberian fasilitas peralatan bagi KIM Gedang Media adalah wujud nyata dukungan pemerintah desa kepada KIM khususnya dan kepada proses digitalisasi desa pada umumnya. 


Pelatihan Fotografi dan Videografi: Dari Dasar hingga Praktik

Sesi inti dari kegiatan Sambang-Sambung KIM kali ini adalah pelatihan fotografi dan videografi. Sam Rosyid, selaku pemateri utama, memberikan penjelasan yang sangat rinci dan sistematis tentang teknik dasar pengambilan gambar, komposisi, pencahayaan, serta cara membuat konten video yang menarik bagi pemula.

Ia juga berbagi tips praktis seputar penggunaan berbagai jenis kamera, termasuk kamera DSLR, mirrorless, hingga smartphone, agar anggota KIM dapat tetap produktif dengan peralatan yang dimiliki.

Tak hanya teori, para peserta juga diajak langsung untuk praktik di lapangan. Dengan antusias, mereka mencoba berbagai teknik pemotretan dan pembuatan video pendek di area Balai Desa Gedangan. Suasana belajar terasa santai namun penuh semangat, diiringi diskusi aktif antara peserta dan pemateri.

Bahkan, meski acara berlangsung selama lima jam, banyak peserta mengaku waktu terasa begitu cepat karena padatnya materi dan menyenangkan suasananya. “Ilmunya sangat bermanfaat, apalagi buat kami yang sering membuat konten kegiatan desa. Sekarang kami lebih paham bagaimana menghasilkan foto dan video yang menarik untuk publikasi,” ujar salah satu peserta dari KIM Wonderful.


Semangat Kolaborasi yang Terus Tumbuh

Kegiatan Sambang-Sambung KIM #7 ini tidak hanya menjadi ajang belajar, tetapi juga mempererat hubungan antar-KIM se-Kabupaten Malang. Semangat kebersamaan dan kolaborasi yang tumbuh dari forum ini diharapkan dapat memperkuat jaringan informasi publik berbasis komunitas di tingkat desa.

Menutup acara, panitia dan peserta berharap agar kegiatan serupa terus dilaksanakan secara rutin dengan tema-tema yang semakin beragam dan inspiratif. “Semoga pertemuan berikutnya lebih semarak, dengan lebih banyak peserta yang hadir, dan semakin banyak ilmu yang bisa dibagikan,” ujar Sam Rofi mewakili tuan rumah.

Dengan semangat gotong royong serta dukungan kuat dari Pemerintah Desa dan Diskominfo Kabupaten Malang, KIM Gedang Media dan KIM lainnya diharapkan dapat terus berinovasi dalam menyebarkan informasi yang bermanfaat, mendorong transparansi, serta membawa masyarakat menuju era desa digital yang cerdas, informatif, dan partisipatif.


Tim Wonderful Jambangan