Musyawarah Warga Dusun Grangsil Bahas Persiapan Santunan

  • Jun 06, 2026
  • Abdilla Mahardika
  • INFO PEMERINTAHAN , KEAGAMAAN

Musyawarah Warga Dusun Grangsil Bahas Persiapan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Tahun 2026

Grangsil, 6 Juni 2026 – Warga Dusun Grangsil menggelar musyawarah bersama dalam rangka mempersiapkan kegiatan santunan bagi anak yatim dan kaum dhuafa yang akan dilaksanakan pada 17 Juni 2026 mendatang. Kegiatan musyawarah tersebut berlangsung di rumah Kepala Dusun Grangsil, Bapak Gito, dan dihadiri oleh perangkat dusun, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta perwakilan warga yang selama ini aktif mendukung kegiatan sosial kemasyarakatan di lingkungan Dusun Grangsil.

Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu oleh Bapak Misto selaku pembawa acara. Dalam suasana penuh kekeluargaan, para peserta musyawarah mengikuti rangkaian kegiatan dengan antusias. Musyawarah ini bertujuan untuk mematangkan berbagai persiapan teknis maupun nonteknis agar pelaksanaan santunan dapat berjalan dengan lancar, tertib, dan memberikan manfaat yang maksimal bagi para penerima.

Dalam sambutannya, Bapak Gito mewakili perangkat Dusun Grangsil menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh warga yang selama ini konsisten mendukung kegiatan santunan. Menurutnya, kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa merupakan salah satu tradisi sosial dan keagamaan yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Dusun Grangsil. Selain menjadi sarana berbagi rezeki kepada sesama, kegiatan tersebut juga menjadi momentum mempererat tali silaturahmi dan menumbuhkan rasa kepedulian sosial antarwarga.

Pada kesempatan tersebut juga disampaikan laporan perkembangan penggalangan dana. Hingga pelaksanaan musyawarah, donasi awal yang berhasil terkumpul mencapai sekitar Rp24 juta. Jumlah tersebut berasal dari partisipasi warga, para dermawan, dan berbagai pihak yang mendukung kegiatan santunan. Panitia masih membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi dan memberikan sumbangan guna menyukseskan acara yang akan datang.

Dalam forum musyawarah, peserta juga membahas berbagai aspek pelaksanaan kegiatan, mulai dari pendataan penerima santunan, susunan acara, konsumsi, hingga pembagian tugas panitia. Seluruh peserta menyepakati untuk terus menjaga semangat gotong royong agar kegiatan dapat terlaksana dengan baik dan memberikan keberkahan bagi seluruh masyarakat.

Kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa di Dusun Grangsil merupakan agenda rutin yang diselenggarakan setiap bulan Muharram, khususnya dalam rangka memperingati Asyura. Tradisi ini telah berlangsung selama bertahun-tahun dan menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial masyarakat terhadap warga yang membutuhkan.

Musyawarah ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Haji Masruf, selaku Takmir Masjid Nurul Hidayah Dusun Grangsil. Melalui doa bersama tersebut, seluruh peserta berharap agar pelaksanaan santunan pada 17 Juni 2026 nanti diberikan kelancaran, keberkahan, serta mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim dan kaum dhuafa yang menjadi penerima manfaat.

Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang terus terjaga, masyarakat Dusun Grangsil optimistis kegiatan santunan tahun 2026 akan kembali berlangsung sukses dan memberikan manfaat yang luas bagi warga yang membutuhkan.