Selamatan Bari'an Dusun Sumbersari: Wujud Syukur dan Doa Keselamatan Jelang Muharram
- Jun 08, 2026
- Abdilla Mahardika
- SOSIAL KEMASYARAKATAN , TRADISI DAN BUDAYA
Selamatan Bari’an Dusun Sumbersari, Wujud Syukur dan Doa Keselamatan Menjelang Bulan Muharram
Dusun Sumbersari kembali melaksanakan tradisi tahunan Selamatan Bari’an pada Senin (8/6/2026). Kegiatan yang telah menjadi agenda rutin masyarakat menjelang datangnya Bulan Muharram ini berlangsung dengan penuh khidmat dan diikuti oleh warga dari berbagai RT di Dusun Sumbersari.
Pelaksanaan Selamatan Bari’an tahun ini dipusatkan di dua lokasi. Titik pertama berada di Punden Ringinsari yang terletak di RW 03, tepat di bagian tengah Dusun Sumbersari. Kegiatan di lokasi utama tersebut dimulai sejak pukul 05.30 WIB. Selanjutnya, acara dilanjutkan di titik kedua yang berada di perempatan pintu masuk dusun pada pukul 06.30 WIB.
Ratusan warga tampak hadir membawa berkat dan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT sekaligus memanjatkan doa bersama demi keselamatan, ketenteraman, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Dusun Sumbersari. Tradisi Bari’an sendiri merupakan salah satu warisan budaya masyarakat Jawa yang masih terus dilestarikan hingga saat ini sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur serta sarana mempererat tali persaudaraan antarwarga.
Dalam prosesi doa bersama, ikrar dan doa dipimpin oleh salah satu tetua masyarakat, Bapak Slamet. Dalam doanya, beliau memohon keselamatan bagi seluruh warga Dusun Sumbersari, para perangkat dusun, serta mendoakan para leluhur yang telah berjasa membuka dan membabad alas wilayah Sumbersari hingga menjadi tempat permukiman yang nyaman seperti saat ini. Doa juga dipanjatkan untuk para leluhur desa agar amal kebaikan mereka diterima oleh Allah SWT dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dusun Sumbersari Bapak Sukirno, Kepetengan Bapak Dedik Yunan Efendi, Kebayan Bapak Misenan, serta Modin Bapak Winarto bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga.
Punden Ringinsari yang menjadi lokasi utama kegiatan memiliki nilai sejarah dan budaya yang sangat penting bagi masyarakat setempat. Tempat ini telah lama menjadi legenda yang dipercaya sebagai lokasi muksanya Kyai Ageng dan Nyai Ageng Prawirosari, tokoh leluhur yang dihormati oleh masyarakat Sumbersari. Keberadaan punden tersebut hingga kini tetap dijaga, dirawat, dan dilestarikan sebagai pengingat akan sejarah panjang berdirinya Dusun Sumbersari.
Selain sebagai situs budaya, Punden Ringinsari juga menjadi simbol penghormatan masyarakat terhadap jasa para pendahulu. Pelestarian tempat tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran generasi muda agar tidak melupakan sejarah leluhurnya serta tetap menjaga kearifan lokal budaya Jawa yang adiluhung, penuh nilai gotong royong, kebersamaan, dan penghormatan kepada sesama.
Melalui kegiatan Selamatan Bari’an ini, masyarakat Dusun Sumbersari berharap dapat menyambut datangnya Bulan Muharram dengan hati yang bersih, mempererat kerukunan antarwarga, serta memohon kepada Allah SWT agar senantiasa memberikan keselamatan, kesejahteraan, dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Dusun Sumbersari.