Gelar Santunan Anak Yatim dan Dhuafa: Warga Grangsil Berhasil Menghimpun Dana 82 Juta
- Jun 25, 2026
- Abdilla Mahardika
- SOSIAL KEMASYARAKATAN , KEAGAMAAN
Santunan Anak Yatim dan Dhuafa Dusun Grangsil, Wujud Kepedulian dan Kebersamaan Warga Menyambut 1 Muharram 1447 H
Jambangan, 25 Juni 2025 – Semangat kebersamaan dan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh masyarakat Dusun Grangsil, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, melalui kegiatan Santunan Anak Yatim dan Dhuafa yang dilaksanakan pada Kamis (25/6/2025). Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 13.00 hingga 16.00 WIB tersebut menjadi momentum berbagi kebahagiaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antarwarga dalam menyambut Tahun Baru Islam 1 Muharram 1447 Hijriah.
Acara yang dipusatkan di Dusun Grangsil ini diawali dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh Majelis Sholawat Dusun Grangsil. Suasana religius dan penuh khidmat terasa sejak awal kegiatan, diiringi antusiasme masyarakat yang hadir untuk memberikan dukungan kepada para penerima santunan.
Dalam kegiatan tahun ini, panitia berhasil menyalurkan santunan kepada 9 anak yatim dan 106 kaum dhuafa yang berasal dari wilayah Dusun Grangsil dan sekitarnya. Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong dan kepedulian masyarakat yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu sesama.
Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua Panitia yang menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan santunan tersebut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur, relawan, dan warga yang telah berpartisipasi sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan penuh keberkahan.
Selanjutnya, sambutan kedua disampaikan oleh Kepala Dusun Grangsil, Bapak Gito. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kekompakan serta semangat gotong royong masyarakat Dusun Grangsil yang terus terjaga dari tahun ke tahun. Menurutnya, keberhasilan kegiatan santunan ini merupakan bukti nyata kepedulian sosial yang telah menjadi budaya masyarakat setempat.
Pada kesempatan tersebut, Bapak Gito juga mewakili Kepala Desa Jambangan, Bapak Eko Budi Cahyono, ST, yang berhalangan hadir karena pada waktu yang bersamaan menghadiri kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa di Dusun Sumbersari. Melalui perwakilannya, Kepala Desa Jambangan menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh warga Grangsil atas partisipasi dan kontribusinya dalam menyukseskan kegiatan sosial keagamaan tersebut.
Panitia melaporkan bahwa total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp82.500.000. Dana tersebut berasal dari donasi masyarakat Dusun Grangsil, baik yang berdomisili di kampung halaman maupun warga perantauan yang berada di berbagai daerah. Partisipasi para perantau menunjukkan bahwa ikatan kekeluargaan dan kepedulian terhadap kampung halaman tetap terjalin erat meskipun berada jauh dari tempat tinggal asal.
Sebagai puncak acara, tausiyah agama disampaikan oleh Gus Munip dari Malang. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan hikmah peringatan 1 Muharram sebagai momentum untuk melakukan introspeksi diri, memperbaiki amal ibadah, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama. Gus Munip juga menjelaskan berbagai keutamaan dan fadilah mencintai anak yatim sebagaimana diajarkan dalam agama Islam. Beliau mengajak seluruh jamaah untuk senantiasa menyayangi, memperhatikan, dan membantu anak-anak yatim sebagai bentuk implementasi nilai-nilai kemanusiaan dan ajaran Rasulullah SAW.
Kegiatan santunan anak yatim dan dhuafa ini berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh kekeluargaan hingga selesai pada pukul 16.00 WIB. Diharapkan kegiatan yang telah menjadi tradisi tahunan masyarakat Dusun Grangsil ini dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun mendatang sebagai sarana memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta menumbuhkan semangat berbagi dalam kehidupan bermasyarakat.
Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh warga, Dusun Grangsil kembali membuktikan bahwa gotong royong dan kepedulian sosial merupakan kekuatan utama dalam membangun masyarakat yang harmonis, religius, dan sejahtera.