Santunan 18 Anak Yatim dan 140 Dhuafa di TPQ Sholahudin Alhasani Jambangan Berlangsung Khidmat, Dana Terkumpul Rp47,785 Juta

  • Jun 25, 2026
  • Wahyu Cahyono
  • SOSIAL KEMASYARAKATAN , KEAGAMAAN

MALANG – Kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa kembali diwujudkan melalui kegiatan santunan yang diselenggarakan di TPQ Sholahudin Alhasani, Dusun Sumbersari, Desa Jambangan, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, pada Kamis (25/6/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan tersebut menjadi momentum mempererat semangat gotong royong, kepedulian sosial, sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.
Acara dihadiri oleh Kepala Desa Jambangan, Eko Budi Cahyono, ST, beserta jajaran Pemerintah Desa Jambangan, Ketua Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Jambangan Ustadz Ahmad Junaidi, Ketua Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kecamatan Dampit Ustadz Ali Murtadlo, perangkat desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, para donatur, serta warga setempat.
Sebelum memasuki acara inti, suasana religius telah terasa melalui lantunan sholawat yang dibawakan Grup Hadrah Al Amin ID. Penampilan tersebut mengiringi kedatangan para tamu undangan sekaligus mengajak seluruh peserta untuk bersama-sama mengagungkan Nabi Muhammad SAW.
Rangkaian kegiatan kemudian dibuka dengan pembacaan Surah Al-Fatihah, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur'an oleh Sahabat Ika. Pembacaan ayat suci tersebut menjadi pembuka yang menambah kekhusyukan seluruh peserta sebelum memasuki agenda sambutan dan penyaluran santunan.
Ketua TPQ Sholahudin Alhasani, Ustadzah Suparni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan santunan. Dukungan dari masyarakat, jamaah, pemerintah desa, serta para donatur dinilai menjadi bukti kuatnya semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
Selanjutnya Ketua Panitia menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan sekaligus laporan keuangan santunan. Disebutkan bahwa dana yang dihimpun berasal dari sembilan kelompok jamaah dengan total kontribusi sebesar Rp10.000.000. Selain itu, bantuan dari para donatur mencapai Rp37.650.000 Secara keseluruhan, dana santunan yang berhasil dihimpun mencapai Rp47.785.000.
Dana tersebut disalurkan kepada 18 anak yatim dan sekitar 140 warga dhuafa yang berasal dari Desa Jambangan dan sekitarnya. Penyaluran bantuan diharapkan mampu membantu memenuhi kebutuhan para penerima sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian sosial masyarakat terhadap sesama.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Jambangan, Eko Budi Cahyono, ST, menegaskan bahwa kegiatan santunan seperti ini merupakan tradisi positif yang perlu terus dijaga dan dikembangkan. Kepedulian terhadap anak yatim dan kaum dhuafa merupakan bagian dari nilai kemanusiaan sekaligus ajaran agama yang harus diwujudkan dalam kehidupan bermasyarakat.
Selain mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan kepedulian sosial, Kepala Desa juga menyampaikan pesan kepada para orang tua agar lebih aktif mengawasi perkembangan anak-anak di era digital. Penggunaan gadget yang tidak terkontrol dinilai dapat memberikan dampak negatif terhadap tumbuh kembang anak apabila tidak disertai pendampingan yang baik dari keluarga.
Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan pentingnya meningkatkan kewaspadaan terhadap bahaya penyalahgunaan obat-obatan terlarang. Peran keluarga, lingkungan, lembaga pendidikan, serta tokoh masyarakat dinilai sangat penting dalam memberikan edukasi dan pengawasan agar generasi muda terhindar dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan mereka.
Usai sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi penyerahan santunan kepada anak yatim dan para dhuafa. Penyaluran bantuan berlangsung tertib dan penuh rasa kekeluargaan. Para penerima santunan menerima bantuan secara bergiliran disaksikan para tamu undangan serta masyarakat yang hadir.
Sebagai penutup rangkaian acara, doa dipimpin oleh Modin Desa Jambangan, Winarto. Doa bersama dipanjatkan sebagai ungkapan syukur atas kelancaran kegiatan serta harapan agar seluruh donatur, panitia, dan masyarakat senantiasa diberikan keberkahan, kesehatan, serta rezeki yang melimpah.
Kegiatan santunan di TPQ Sholahudin Alhasani menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kepedulian sosial masih tumbuh kuat di tengah masyarakat Desa Jambangan. Sinergi antara pemerintah desa, lembaga keagamaan, jamaah, dan masyarakat diharapkan terus terjalin sehingga kegiatan sosial serupa dapat berlangsung secara berkelanjutan serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan.