Mabit Cahaya Ramadhan SD Negeri 5 Jambangan: Bermalam di Sekolah untuk Menumbuhkan Iman, Disiplin dan Kepedulian Sosial
- Mar 13, 2026
- Abdilla Mahardika
- EDUKASI DAN LITERASI, KEAGAMAAN
MABIT Cahaya Ramadhan SD Negeri 5 Jambangan: Bermalam di Sekolah untuk Menumbuhkan Iman, Disiplin, dan Kepedulian Sosial
Suasana bulan suci Ramadhan menjadi momentum yang tepat untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, kedisiplinan, dan kepedulian sosial kepada para siswa. Hal inilah yang dilakukan oleh SD Negeri 5 Jambangan melalui kegiatan MABIT (Malam Bina Iman dan Taqwa) dalam rangkaian program Cahaya Ramadhan yang dilaksanakan di lingkungan sekolah.
Kegiatan ini diawali dengan Iftar Cahaya Ramadhan, yaitu acara buka puasa bersama yang diikuti oleh para siswa, guru, serta beberapa wali murid. Suasana kebersamaan begitu terasa saat para siswa berkumpul dan menikmati hidangan berbuka setelah seharian menjalankan ibadah puasa. Selain menjadi ajang berbuka bersama, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara siswa dan para guru.
Setelah berbuka puasa dan melaksanakan ibadah sholat Maghrib berjamaah, kegiatan dilanjutkan dengan MABIT atau bermalam di sekolah. Para siswa mengikuti berbagai kegiatan yang dirancang untuk memperkuat pemahaman keagamaan sekaligus menanamkan kebiasaan positif dalam kehidupan sehari-hari. Selama kegiatan berlangsung, siswa dibimbing oleh para guru agar tetap menjaga ketertiban, kebersamaan, dan semangat belajar.
MABIT merupakan salah satu metode pembinaan karakter yang banyak diterapkan di lingkungan pendidikan berbasis nilai keagamaan. Melalui kegiatan bermalam di sekolah, siswa diajak untuk merasakan pengalaman belajar yang berbeda dari kegiatan pembelajaran biasa di kelas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menumbuhkan rasa tanggung jawab, kemandirian, serta mempererat persahabatan antar siswa.
Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan sejak dini hari dengan sahur bersama yang dilakukan secara sederhana namun penuh kebersamaan. Momen sahur tersebut menjadi pengalaman berharga bagi para siswa karena mereka dapat merasakan kebersamaan dengan teman-teman dan para guru dalam suasana Ramadhan yang penuh keberkahan.
Setelah sahur, seluruh peserta melaksanakan Sholat Subuh berjamaah yang dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an. Kegiatan ini bertujuan untuk membiasakan siswa mencintai Al-Qur’an sekaligus meningkatkan kedisiplinan dalam menjalankan ibadah. Suasana khidmat dan tenang terasa saat para siswa membaca ayat-ayat suci Al-Qur’an secara bersama-sama.
Memasuki pagi hari, kegiatan dilanjutkan dengan olahraga pagi untuk menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh. Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan ini setelah semalaman mengikuti rangkaian kegiatan MABIT. Selain olahraga, siswa juga diajak untuk membersihkan diri serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah, sebagai bentuk pembelajaran tentang pentingnya hidup bersih dan tertib.
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kegiatan, para siswa bersama guru melaksanakan kegiatan berbagi sayur kepada wali murid dan warga sekitar sekolah. Sayur-sayuran yang dibagikan menjadi simbol kepedulian sosial serta wujud nyata dari semangat berbagi di bulan suci Ramadhan. Kegiatan ini sekaligus mengajarkan kepada siswa bahwa kebaikan tidak hanya dipelajari, tetapi juga harus diamalkan dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan MABIT Cahaya Ramadhan ini, diharapkan para siswa dapat semakin terbiasa menjalankan ibadah dengan disiplin, memiliki kepedulian terhadap lingkungan, serta menumbuhkan rasa empati kepada sesama. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana pendidikan karakter yang penting dalam membentuk generasi muda yang berakhlak baik, mandiri, dan memiliki semangat berbagi.
Dengan adanya kegiatan seperti ini, sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter dan nilai-nilai kehidupan bagi para siswa, khususnya dalam memaknai bulan suci Ramadhan sebagai bulan penuh keberkahan dan kesempatan untuk memperbanyak amal kebaikan.