Tingkatkan Kapasitas Amil Zakat: Lazisnu Dampit Adakan Bimtek Amil Syar'i dan Kajian Fiqih Zakat di PP. Ash Sholihuddin

  • Mar 16, 2025
  • Abdilla Mahardika
  • EDUKASI DAN LITERASI, KEAGAMAAN

Ponpes Ash Sholihudin, Dampit, 16 Maret 2025 – Dalam upaya meningkatkan pemahaman dan profesionalisme para amil zakat di Kecamatan Dampit, Lembaga Amil Zakat, Infaq, dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (LAZISNU) Kecamatan Dampit menggelar kegiatan Bimbingan Teknis: Amil Syar’i dan Kajian Fiqih Zakat. Acara ini berlangsung di Pondok Pesantren Ash Sholihuddin Dampit dan dihadiri oleh para pengurus Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) serta perwakilan dari berbagai desa di Kecamatan Dampit.

Sambutan Para Tokoh NU

Acara dibuka dengan sambutan dari Ketua LAZISNU Kecamatan Dampit, Bapak Muklis, yang menekankan pentingnya peran amil zakat dalam mengelola zakat secara profesional sesuai dengan tuntunan syariat Islam. Ia berharap dengan adanya bimbingan teknis ini, para amil zakat di tingkat dusun maupun desa dapat menjalankan tugasnya dengan lebih baik dan amanah.

Ketua Tanfidziyah MWC NU Kecamatan Dampit, Ustadz Syamsul Mu'arif, dalam sambutannya juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan bahwa zakat bukan hanya sekadar kewajiban individu, tetapi juga memiliki dampak sosial yang besar dalam membangun kesejahteraan umat. Oleh karena itu, pemahaman yang benar dalam pengelolaan zakat sangatlah penting.

Bimbingan Teknis oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Malang

Acara inti diisi dengan bimbingan teknis dan kajian fiqih zakat yang disampaikan langsung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Malang, Kyai Haji Khoirul Hafidz Fanani. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara rinci tentang konsep amil syar’i, tugas serta tanggung jawabnya, dan bagaimana mengelola zakat agar lebih efektif dan tepat sasaran.

Beliau juga membahas berbagai aspek fiqih zakat, mulai dari ketentuan wajib zakat, jenis-jenis harta yang dikenakan zakat, hingga tata cara distribusi yang sesuai dengan syariat Islam. Selain itu, beliau menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat agar kepercayaan masyarakat terhadap lembaga amil zakat semakin meningkat.

Antusiasme Peserta dari Berbagai Desa

Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengurus MWC NU Kecamatan Dampit serta perwakilan dari desa-desa yang ada di Kecamatan Dampit. Setiap desa mengirimkan perwakilan sebanyak 8 hingga 10 peserta yang terdiri dari para amil zakat di dusun-dusun serta pengurus ranting NU setempat.

Dari Desa Jambangan, Ustadz Ahmad Junaidi turut hadir bersama jajaran pengurus amil zakat se-Desa Jambangan. Ia didampingi oleh Ustadz Sugeng Suhud yang juga aktif dalam kegiatan pengelolaan zakat di wilayahnya. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan dalam mengelola zakat agar manfaatnya lebih dirasakan oleh masyarakat.

Selain itu, petugas dari Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Dampit juga turut hadir dalam kegiatan ini sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan kualitas pengelolaan zakat di wilayah Dampit.

Harapan dan Penutup

Di akhir acara, para peserta menyampaikan apresiasi atas ilmu yang diberikan dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkala. Dengan adanya bimbingan teknis ini, diharapkan para amil zakat di Kecamatan Dampit dapat semakin profesional dan amanah dalam menjalankan tugasnya, sehingga zakat yang dihimpun dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan.

Acara ini diakhiri dengan doa bersama yang dengan harapan keberkahan dan kemanfaatan dari ilmu yang telah didapatkan dapat terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.

 

Kontributor berita : Ustadz Ahmad Junaidi 

Kontributor Dokumentasi : Ustadz Husni